Bandung. Beritaterkini. Co. Id /pl

 

Sama dengan Bandar Narkoba harus bekerjasama dengan warga Binaan  di dalam Penjara atau Bekerjasama dengan orang yang sudah bebas di luar untuk diajak menangkap Bandarnya. Dan Paling penting juga kalau mau menangkap koruptor Kelas Kakap ajak kerjasama Mantan Napi Koruptor atau yang sedang menjalani hukuman Yang ada kaitannya dengan kasus yang ada dugaan melanggar Hukum atau Korupsi pasti  cepat dan informasinya akurat

Tapi dalam hal ini banyak hal yang memang harus dipelajari dalam peneggakan hukum. Jangan sampai ada kekosongan Hukum di negeri Yang kita Cintai ini.

Banyak contoh contoh seperti hukum adat dibali.  Atau di adat lainnya harus menyesuaikan dengan situasi dan Kondisi daerahnya

Kalau dibali mana bisa di stop Tajen atau Tabuh Rah sepanjang ada upacara adat dan didalam acara itu tajen walaupun Hanya tiga saet alias tiga ronde pertarungan ayamnya itu merupakan  bagian dari Upacara  adat dan tidak bisa dilanrang, sepanjang tidak ada permainan duit didalamnya .

sehingga bisa dilaksanakan dengan baik.Beberapa permasalahan yang sangat Klasik kepada peneggakan Hukum kita bagaimana caranya dengan Hukum positif kita masalah Dana desa dan Add (anggaran Dana Desa)   selamat dari Jeratan Hukum. Dan  UU Tipikor  tidak dilangkahi dan jalan pemerintahan desa tatap berjalan.  atau Perbuatan lain yang tidak sengaja menjadi masalah hukumdikarenakan kurangnya pengertian terhadap administrasi yang benar sehingga kena masalah

Baca Juga :  Presiden Minta Gunakan APD Produk Dalam Negeri

padahal mereka kurangnya pengetahuan terhadaf Hukum.

Karena ada aturan baru yang mengakibatkan terpilihnya sebagai kepala desa akibat ketokohannya dan belum tentu ilmu administrasinya bagus. Disini perlu  ke hati hatian

kepercayaan masyarakat  akan menjadi baeometer sesorang dipilih didesa walau pendidikannya tidak memadai. Yang dibutuhkan orang jujur dan tekun sering membantu masyarakat. terus dipilih dan dusulkan jadi Kepala desa atas Desakan masyarakat setelah duduk.

Mereka pasti membantunya dan berbuat untuk desanya tanpa pandang bulu. Dan bekerja dan bekerja untuk masyarkatnya.  .justru yang masuk sekarang dipenjara , Kebanyakan orang baik baik dan rajin membantu masyarakat.  Nah salahnya dimana ungkap awak Bt.

Contoh kecil saja salah satu kepala desa dijawa barat sebut saja namanya didik.  Dalam hatinya sudah melekat dan deket Dengan masyarakatnya.  Disaat ada kebutuhan adat atau yang mendesak mereka datang ke kantor kepala desa dan masyarakat meminta tolong anaknya sakit dan uang disaku tidak ada. Terus ada kas desa.  Karena kepala desanya ai didik ini kasian. Akhirnya dia perintahkan sekretarisnya pakai uang kas desa untuk membantunya.  Akhirnya  ujung ujungnya masuk bui.

Baca Juga :  DPW KAMPUD Dampingi Perdamaian Kasus Penganiayaan di Bandar Lampung

Disilah kesalahan fatal dan harus bener bener dipelajari dengan cermat.  Niat baik belum tentu hasiknya baik.  Sehingga si didik menjalani hukuman 4 tahun di salah satu lapas di bandung jawa barat.

Sehingga sekarang banyak kepala desa masuk Penjara dimana mana diseluruh indonesia.

Terus pertanyaannya siapa yang salah ?.  Negara?  Atau Sumber Daya Masyarakatnya   Ini selalu menjadi dilema.

Mari kita dukung peneggakan hukum kita dengan baik tanpan mengesampingkan kepentingan adat dimasing masing propinsi ,atau daerah daerah. Supaya kita bisa maju dengan Kebinekaan dan belajar dari kesalahan dan menjadi negara Yang kuat akan kemajuan .menuju  Negara yang adil dan makmur

Bt/lle.

 

11 KOMENTAR

  1. … [Trackback]

    […] Read More Information here to that Topic: beritaterkini.co.id/2019/09/08/filsafat-peneggakan-hukum-harus-kerjasama-dengan-yang-memahami-dan-pernah-mengalami-di-hukum/ […]

  2. I do accept as true with all of the ideas you’ve offered for your post.
    They are very convincing and can certainly work. Still, the posts are too quick for newbies.

    May just you please extend them a bit from next time?
    Thanks for the post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here