Jakarta 24/09/2019

Oleh:Pl

DPR dan Pemerintah Sepakat Tunda Pengesahan RUU Pemasyarakatan

Jarrakposjakarta.com/Paripurnadpr – Rapat Paripurna DPR RI di skors selama 15 menit, untuk melakukan lobi-lobi terhadap pembahasan RUU Pemasyarakatan (RUU PAS) dicabut. Hasil lobi-lobi antara DPR dan pemerintah menyepakati penundaan pengesahan RUU Pemasyarakatan.

“Dalam lobi, kita mendengar penjelasan surat pemerintah dari Menkum HAM yang pada prinsipnya meneruskan pandangan presiden tentang perlunya penundaan RUU Pemasyarakatan. Ditanggapi pimpinan Komisi III dan fraksi, menyepakati pandangan Erma Ranik sebagai Wakil Ketua Komisi III dan Ketua Panja RUU Pemasyarakatan,” kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah selaku pimpinan rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Baca Juga :  SIRA Di Dampingi Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Laporan Di Kejati Sumsel

Selanjutnya, Erma Ranik tetap menyampaikan laporan terhadap pembicaraan tingkat I tentang RUU Pemasyarakatan, hasil rapat paripurna resmi memutuskan penundaan pengesahan RUU Pemasyarakatan.

“Meski kita menyetujui penundaan RUU Pemasyarakatan, tapi lobi menyetujui sesuai jadwal memberikan pimpinan Komisi III dan Panja untuk menyampaikan laporan sebagaimana biasa dan mengklarifikasi beberapa persoalan yang berkembang,” ujar Fahri.

Baca Juga :  Dewan Pers Bahas Insentif Pers Nasional Dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

“Lalu karena merupakan otoritas paripurna, paripurna yang akan memutuskan penundaan RUU Pemasyarakatan. Demikian hasil lobi,” imbuh dia.(Gebe’es)

Doc.jarrakpos.

5 KOMENTAR

  1. … [Trackback]

    […] Find More here to that Topic: beritaterkini.co.id/2019/09/24/uu-pemasyarakatan-sepakat-di-tunda-sampai-ada-keputusan-yang-harmonis-antara-pemerintah-dengan-dpr-dan-presiden/ […]

  2. I like the valuable information you provide on your articles.
    I will bookmark your weblog and check once more right
    here frequently. I am somewhat sure I’ll be informed lots of new
    stuff right here! Best of luck for the next!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here