Rabu, 2 Oktober 2019. 8:32 pm
Politik

Terus Bergerak Senyap, FPJ Usung Nurlaba di Pilkada Jembrana


Denpasar, beritaterkini.co.id – Tak diduga meski pelan namun pasti pergerakan menjelang Pemilukada Jembrana ternyata masih berjalan senyap. Sebelumnya memang hanya PDI Perjuangan yang sudah membuka kran pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di enam kabupaten Pilkada serentak tahun 2020. Kali ini giliran gabungan generasi milenial dan lintas partai merapatkan barisan untuk mempersiapkan lawan penatang untuk menumbangkan skenario kotak kosong di Pilkada Jembrana dengan membentuk wadah dan relawan pergerakan. Keseriusan untuk mencari kandidat yang bisa diusung maju ke Jembrana satu itu muncul setelah terbentuknya Forum Persaudaraan Jembrana (PFJ), Sabtu (21/9/2019).

Tak main-main, forum ini diperkuat dengan gabungan generasi muda dan kaum melenial di Jembrana. Bahkan, sejumlah pentolan partai politik dan tokoh masyarakat yang disegani di Bumi Makepung juga bergabung. Padahal FPJ tersebut terbentuk dengan spontanitas, karena memiliki semangat dann tujuan bersama untuk mengusung kandidat di Pilkada Jembrana yang dalam waktu dekat akan segera dideklarasikan. Saat dikonfirmasi, Ketua Forum Persaudaraan Jembrana, I Made Suardana membenarkan kabar tersebut. Bahkan, menurutnya forum yang terbentuk tersebut sudah mengantongi nama kandidat yang diusung.

“Forum (FPJ, red) ini lahir dari inisiatif generasi muda Jembrana menjelang Pilkada 2020. Sehingga akhirnya bergabung dari beberapa tokoh partai politik, pemuda dan tokoh masyarakat yang melahirkan wadah bernama Forum Persaudaraan Jembrana,” ungkapnya saat dihubungi di Denpasar, Rabu (3/10/2019). Suardana mengakui forum ini akan berperan aktif sebagai organisasi kemasyarakatan untuk memunculkan tokoh yang layak ditampilkan saat pemilukada yang akhirnya disepakatan menunjuk Nengah Nurlaba sebagai Ketua dewan pembina. “Pada kesempatan itu kita sepakat Pak Nurlaba sebagai putra terbaik Jembrana yang ingin berbuat dan mengabdikan diri kepada masyarakat Jembrana,” tandasnya.

Munculnya figur Nurlaba sebagai sosok yang senior dan mampu tampil bisa mengapreasikan jiwa muda yang junior. “Meskipun saat ini sudah ada figur yang berjiwa muda, tapi belum tentu bisa mengapreasikan kaum melenial,” sentilnya seraya menyebutkan dalam forum ini tidak memandang junior dan senior tapi bisa mewakili garis milenial dan kalangan senior selama ini. Bahkan, forum ini siap menjadi relawan untuk melakukan pergerakan dan siap lahir dan batin maju untuk mendukung Nurlaba. “Kita harap pak Nurlaba bisa menjadi orang nomor satu di Jembrana. Dalam forum kita terus melakukan gerakan operasi senyap sejak dibentuknya forum Jembrana. Kita anggota di bawah terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak secara intens. Kami juga terus melakukan pertemuan-pertemuan kecil dan silahturahmi untuk mensosialisasikan Nengah Nurlaba di masyarakat,” tegasnya.

Bahkan kabarnya setelah terbentuknya forum itu, dukungan terus gayung bersambut dari para pengusaha dari Jembrana dan luar Jembrana. Saat dihubungi terpisah, Nurlaba malah berkelit terkait dukungan forum tersebut. Namun ketika terus didesak, akhirnya ia mengaku bersyukur kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa, sehingga dipercaya dan didukung berbagai masyarakat untuk maju Jembrana satu. “Tapi jika ada yang lebih baik dari saya di Jembrana, saya siap di posisi nomor dua di Jembrana,” katanya merendah sembari mengaku selama ini tidak pernah turun mencari dukungan, namun dorongan dan dukungan malah terus mengalir yang berharap tahun depan ada perubahan di Jembrana. Karena akan bisa menggenjot investasi di Jembrana yang selama ini dirasakan terus melambat. “Astungkara saya siap maju, mohon dukungannya,” katanya singkat. (5412)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *