JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa, penuntasan kasus dugaan pelanggaran HAM di masa lalu tak harus sesuai kehendak satu kelompok.

Mahfud mengatakan, penuntasan kasus dugaan pelanggaran HAM harus dilakukan untuk kepentingan negara.

“Saya kira dari waktu ke waktu sudah jadi pembahasan dan agenda dan kita akan membahasnya sudah pasti. Cuma kalau mau menuntaskan itu jangan diartikan harus sesuai dengan kehendak sekelompok orang, harus untuk kepentingan bangsa dan negara,” katanya di Jakarta, Jumat, (25/10/2019).

Baca Juga :  SESUATU ITU IALAH DEINDUSTRIALISASI DI ZAMAN NORMAL BARU

Pihaknya pun memastikan bakal berupaya menuntaskan kasus dugaan pelanggaran HAM.

“Pasti akan dibahas. Upaya-upaya menuntaskan HAM masa lalu itu sudah dibahas,” terangnya.

Menurutnya, penuntasan kasus HAM masa lalu harus melibatkan semua pihak agar tidak terjadi pertentangan hasil akhirnya.

Ia enggan jika nantinya setelah kasus HAM dituntaskan masih ada pihak yang menganggap masalah tidak selesai.

Baca Juga :  Besok, DPR Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Terhadap Calon Kapolri Idham Aziz

“Nanti kalau diselesaikan ada yang tidak setuju lalu dianggap tidak selesai, itu bukan hidup bernegara. Cara preman namanya kalau gitu,” tandasnya.

4 KOMENTAR

  1. Write more, thats all I have to say. Literally, it seems as though you relied on the video
    to make your point. You definitely know what youre talking about, why waste your intelligence on just posting videos to your site when you could
    be giving us something informative to read?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here