JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku terkejut dengan vonis bebas terhadap eks Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1.

KPK akan mempelajari putusan vonis bebas terhadap Sofyan Basir, untuk pertimbangan langkah hukum selanjutnya.

“Secara psikologis memang kami kaget ya dengan putusan ini tapi kami menghormati putusan majelis dan kami akan mempelajari putusan untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata jaksa KPK Ronald Ferdinand Worotikan usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (04/11/2019).

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Sampaikan Upaya Pemprov Tanggulangi Wabah COVID-19, Dari Salurkan Bantuan, Optimalkan Pelayanan Hingga Membuka Dapur Umum Gugus Tugas

“Kami pelajari dulu putusannya,” kata Ronald.

Sebelumnya Sofyan divonis bebas. Sofyan dinyatakan tidak bersalah melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 15 Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 56 Ke-2 KUHP dan Pasal 11 juncto Pasal 15 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 56 ke-2 KUHP.

Hakim berkeyakinan jika Sofyan Basir tidak terbukti menjadi perantara suap antara pengusaha Johannes B Kotjo dengan eks anggota DPR, Eni Maulana Saragih dan mantan Menteri Sosial, Idrus Marham.

Baca Juga :  Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan PON ke XX dan Papernas XVI 2021 di Papua

Pemberian suap itu berkaitan dengan proses kesepakatan proyek Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (IPP PLTU MT) Riau-1 antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dan Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC) Ltd.

3 KOMENTAR

  1. I blog quite often and I genuinely appreciate your information. Your article has really peaked
    my interest. I’m going to take a note of your website and keep checking for new information about
    once per week. I subscribed to your RSS feed as well.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here