JAKARTABERITATERKINI.co.id – Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan bahwa pasti ada kesalahan input untuk anggaran lem Aica Aibon senilai Rp 82 miliar dan pulpen yang mencapai Rp 124 miliar dalam KUA-PPAS DKI Jakarta.

“E-budgeting itu kan tidak bisa tiba-tiba, ya. Ini kan harus dimulai e-planning dulu,” kata Agus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (04/11/2019).

Baca Juga :  BINDA Malut Lakukan Serbuan Vaksinasi Door To Door Ke Pulau Pulau Terpencil

“Memang detail, sampai beli alat tulis. Tetapi kemudian kan enggak seperti itu, masak beli lem aibon sampai sebesar itu. Pasti tidak, pasti itu ada kesalahan,” sambung Agus.

Ia menganggap jika e-planning dan e-budgeting merupakan bagian dari transparansi pemerintah terhadap masyarakat.

Melalui sistem tersebut, masyarakat kata dia bisa melihat secara langsung apa yang sedang dibelanjakan oleh pemerintah.

Baca Juga :  ISM Dukung TEC Jadi Bupati Lampung Selatan

“Itu poin yang paling anda pegang. Itu harus terjadi juga di semua departemen di semua daerah, jd sedetail itu. Tetapi kemudian detilnya harus rasional atau sesuatu yang memang bermanfaat bagi kita semua,” jelas Agus.

4 KOMENTAR

  1. Have you ever heard of second life (sl for short). It is essentially a online game where you can do anything you want. sl is literally my second life (pun intended lol). If you would like to see more you can see these Second Life articles and blogs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here