JAKARTA – JARRAK.ID – Jaksa Agung ST Burhanuddin sedang mempertimbangkan untuk membubarkan Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan (TP4), baik di pusat maupun daerah.

Pasalnya TP4 yang seharusnya mencegah perbuatan tindak pidana korupsi, justru digunakan jaksa nakal untuk melakukan perbuatan melawan hukum.

Bahkan, ada jaksa yang tergabung dalam TP4 malah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beberapa di antaranya, yakni Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta Eka Safitra dan Jaksa Kejari Surakarta Satriawan Sulaksono.

“Terkait dengan substansinya yang tidak jauh dan pola pengawasannya akan lebih kami tingkatkan,” kata Burhanuddin saat berkunjung ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (08/11/2019).

Ia meminta waktu untuk mengevaluasi TP4 secara komprehensif. Sehingga nanti hasilnya bisa sebagai bahan perbaikan bagi TP4.

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin juga memastikan pihaknya akan meningkatkan sinergi dalam hal koordinasi dan supervisi dengan KPK. Dia juga memastikan akan melanjutkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan dengan komisi antirasuah di masa lalu.

5 KOMENTAR

  1. I would like to thank you for the efforts you have put in writing this site.

    I am hoping the same high-grade website post from you in the
    upcoming also. Actually your creative writing abilities has encouraged me
    to get my own blog now. Really the blogging is spreading its wings
    fast. Your write up is a great example of it.

    Look into my web site – item444276986

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here