27, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Jaksa Agung Persilahkan KPK Tangkap Anak Buahnya yang Korupsi

2 min read

JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Jaksa Agung ST Burhanuddin tak keberatan jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap anak buahnya yang melakukan perbuatan korupsi.

”Kami juga akan membina nanti apa yang sudah terjadi (untuk) jadikan contoh agar (ada efek, Red) jera bagi yang lain,” katanya di sela-sela kunjungan ke gedung KPK di Jakarta kemarin (08/11/2019).

Dia mengatakan bahwa program TP4 selama ini memang banyak kebocoran.

”Saya akan coba buat analisis (soal TP4),” ungkap mantan Jamdatun (jaksa agung muda perdata dan tata usaha negara) tersebut.

Burhanuddin menyatakan, pihaknya akan meminta pendapat pakar sebagai bahan pertimbangan membubarkan atau tetap melanjutkan TP4 di masa mendatang. Pertimbangan itu juga penting untuk menentukan apakah TP4 tetap dilanjutkan dengan mengubah nama dan meningkatkan pengawasannya. ”Tentunya saya tidak bisa sendiri,” tuturnya.

Baca Juga :  *Penerimaan Jenasah Setda DKI Oleh Anies Baswedan Di Balai Kota DKI Tidak Lazim*.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menjelaskan pihaknya juga akan meningkatkan kepercayaan publik kepada Kejagung.

Salah satunya dengan menyerahkan oknum jaksa nakal yang tertangkap KPK seperti kasus di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

”Itu bukan diambil alih, tapi kami koordinasikan dan kami menyerahkan kepada Kejaksaan Agung. Ada beberapa pertimbangan. Satu karena Kejagung sanggup untuk melaksanakan,” ujar Laode.

Baca Juga :  Dalam Pengasuhan, Gubernur AAL Dorong Taruna Tampilkan Jiwa Pemimpin

Sementara itu, Komisi Kejaksaan (Komjak) menilai evaluasi terhadap Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) tersebut merupakan langkah awal cukup baik yang diambil periode baru Kejagung. Apalagi melihat beberapa kasus yang sempat muncul di kalangan jaksa selama berjalannya TP4D. Namun bukan berarti menghilangkan program.

”Program ini harus ada kesinambungan karena mempertaruhkan trust atau kepercayaan masyarakat,” tutur Ketua Komjak Barita Simanjuntak kemarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *