JAKARTABERITATERKINI.co.id – Serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi pimpinan di BUMN bidang energi tersebut.

Menilai bahwa Ahok merupakan sosok yang gemar membuat keributan.

“Kita tahu perilaku Pak Ahok itu kan kata-katanya kasar, sering bikin keributan,” kata Presiden FSPPB Arie Gumilar, Jumat, (15/11/2019).

“Pertamina ini perusahaan strategis, yang menjamin untuk seluruh rakyat dalam supply BBM. Kalau di dalamnya nanti dibikin gaduh gimana bisa maksimal melayani masyarakat,” sambung Arie.

Baca Juga :  Bupati Banyumas Pimpin Upacara HUT RI Ke-75

Arie melanjutkan, bahwa Ahok tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (Permen) tentang syarat BUMN untuk menjabat di Pertamina, baik tingkat Komisaris maupun Dewan Direksi.

“Salah satunya di situ kan ada tidak punya masalah keterkaitan dengan masalah hukum, kemudian berperilaku baik,” tuturnya.

Ia mengatakan jika banyak internal Pertamina yang lebih layak menjadi pimpinan di perusahaan plat merah tersebut.

Baca Juga :  DUA PASIEN POSITIF COVID-19 DI RSUDAM, AKHIRNYA SEMBUH

“Kalau ditanya siapa sih yang pantas? yang pantas pasti pengambil keputusan lah yang tahu. Kalau dari kami bahwa yang paham Pertamina. Yang paham Pertamina ya pastinya orang Pertamina. Ya silahkan pilihlah kader-kader Pertamina. Saya pikir tidak kurang orang Pertamina kader-kader yang baik,” ucapnya.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here