JAKARTABERITATERKINI.co.id – Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan bahwa sangat berbahaya apalabila benar bahwa ada calon menteri yang diminta menyetorkan uang Rp500 miliar kepada partai politik agar masuk dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Bisa dibayangkan apabila itu benar tentu hitung dagang bisa terjadi, kepentingan melebar di luar visi presidennya dan seterusnya, dan seterusnya,” kata Saut, Senin (25/11/2019).

Menurut Saut, dalam pembentukan kabinet sangat penting mempertimbangkan integritas, untuk menghindari buruknya kinerja para menteri.

“Melalui proses-proses rekrutmen, kaderisasi, menuju jenjang karier, proses kode etik, atau code of conduct yang prudent sehingga framing yang tidak perlu tidak muncul,” sambung dia.

Baca Juga :  Catat! Ini 4 Cara Mudah Hilangkan Perut Buncit Tanpa Perlu Olahraga

Ia mengatakan jika dugaan itu benar maka berpotensi menimbulkan tindak pidana korupsi.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengawal kerja menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.

“Itu sebabnya perlu dipahami adalah kewajiban kita bersama untuk mengawal rombongan kabinet kali ini, sekecil dan sebesar apapun kompetensi kita masing-masing, agar negeri ini cepat sejahtera dan memiliki daya saing karena sesungguhnya korupsi melemahkan daya saing dan menunda kesejahteraan,” kata dia.

“Itu moral obligation kita semua, kalau ada informasi dan perlu bantuan agar call KPK di nomor 198,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat mengatakan hal itu saat diskusi tentang evaluasi Pilkada di Kantor Formappi, Jakarta Timur (24/11/2019).

Baca Juga :  Meski Tahun Ini Pertumbuhan Ekonomi Alami Tekanan Akibat Pandemi COVID-19, Gubernur Arinal Optimistis Tahun 2021 Ekonomi Lampung Tumbuh 5,1 - 5,5 Persen

Humphrey menyebut ada calon menteri yang diwajibkan partai politik untuk menyetor uang Rp 500 miliar setelah duduk di kabinet Jokowi-Ma’ruf. Namun, Humphrey enggan menyebutkan partai mana yang dimaksud.

“Saya sudah mendengar dari calon menteri yang sebenarnya itu pilihan dari Jokowi. Dia mau di-endorse partai politik tertentu, dia tidak harus kasih uang untuk itu. Tapi harus ada komitmen selama dia jadi menteri, dia harus bisa mengkontribusi Rp 500 miliar,” kata Humphrey.

1 KOMENTAR

  1. … [Trackback]

    […] Read More Info here on that Topic: beritaterkini.co.id/2019/11/25/calon-menteri-dipalak-rp-500-miliar-oleh-partai-politik-begini-respon-kpk/ […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here