JAKARTABERITATERKINI.co.id – Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII), Fauka Noor Farid mengaku bahwa dirinya curiga jika sedang ada operasi senyap dalam rangka menggulingkan Budi Gunawan (BG) sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Pola yang digunakan kata dia dengan menggunakan framing media, dimana di belakang ada oknum petinggi TNI dan pengusaha.

Mereka juga menggunakan ‘jasa’ pengamat intelijen yang bekerja untuk menyudutkan Budi Gunawan dalam sejumlah pemberitaan di media.

Baca Juga :  Komandan Kodiklatal Terima Paparan Konsep Umum Operasi dari Para Pangkogas Latihan Armada Jaya Ke-38 TA 2020 Melalui Vicon

“Mereka menggunakan pengamat sosial yang kurang paham dengan dunia Intelijen dengan menyudutkan BG agar mempengaruhi Presiden Joko Widodo untuk memarkir BG sebagai Kepala Watimpres,” kata Fauka, Sabtu, (30/11/2019).

Padahal kata dia, selama ini Budi Gunawan sangat loyal dalam ikut serta mengawal pemerintahan Presiden Jokowi.

Bahkan Budi Gunawan juga sukses mempertemukan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto usai Pilpres 2019, dimana hal itu diyakini bisa kembali mempersatukan pendukung kedua tokoh tersebut.

“Ini cara cara yang sangat norak, sebab dari info A1 yang kami dapat bahwa BG sangat loyal dan patuh terhadap tugas tugas yang diberikan oleh presiden serta senantiasa memback up penuh jalannya pemerintahan Joko Widodo selama ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Lakukan Pertemuan Bilateral Dengan PM Jepang Yoshihide Suga

BG dipercaya menjadi Kepala BIN sejak September 2016 lalu.

“Pak BG masih layak memimpin untuk lima tahun ke depan. Beliau terbukti bisa bekerja dengan maksimal,” tandas Fauka.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here