JAKARTABERITATERKINI.co.id – Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku terkejut dengan pernyataan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang sekarang memuji investor dari China.

Padahal waktu kampanye Pilpres 2019, Prabowo dengan lantang mengaku jika Indonesia jangan sampai dikuasai antek asing.

Awal mulanya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menilai Prabowo salah terkait investor China. Namun, Luhut mengaku telah mendapatkan pembenaran dari Prabowo mengenai investor China yang paling cepat masuk Indonesia.

Baca Juga :  Jokowi dan BG Beri Kode Sandiaga Uno Berpotensi Maju Pilpres 2024, Prabowo Irit Komentar

“Dia bilang ke saya katanya, Bang, ternyata Abang yang benar dengan presiden. Bahwa memang investor yang paling cepat masuk ke Indonesia dan ternyata friendly adalah Tiongkok’,” ujar Luhut menirukan ucapan Prabowo dalam sambutannya di acara pemancangan perdana Menara Syariah di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Minggu (08/12/2019).

Ferdinand pun kembali mengungkit insiden gebrak podium yang pernah dilakukan oleh Prabowo saat kampanye Pilpres 2019 di Stadion Kridosono, Yogyakarta pada Senin (08/04/2019).

Baca Juga :  Semakin Dekat Menuju Perubahan,Warga Kamboja dan Sakura Solid Menangkan AMERTA di Pilwali Kota Denpasar.

Kala itu, kemarahannya memuncak hingga berujung menggebrak podium saat menyerukan antek asing.

Bahkan waktu itu Prabowo harus ditenangkan oleh Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

“Kasihan podium yang dulu digebrak-gebrak, untung enggak patah karena mungkin saja itu buatan Cina. Ternyata cuma segitu,” tulisnya dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (10/12/2019).

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here