JAKARTABERITATERKINI.co.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar masyarakat jangan dulu berbicara soal Pilpres 2019.

Ia mengajak agar saat ini masyarakat terlebih dahulu menghormati pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Pemilihan umum, sebuah kontestasi politik untuk sebuah kekuasaan, telah usai. Sementara pemilu mendatang masih jauh, 5 tahun lagi. Tak baik dan malu kepada rakyat, kalau saat ini kita memulai lagi kontestasi baru. Apalagi jika semangat dan nafsunya adalah untuk mendapatkan kekuasaan di tahun 2024,” kata SBY di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/201).

Baca Juga :  H-1 Peringatan Hari Jadi TNI AL ke-75, Gubernur AAL Ziarah Makam Pahlawan

“Juga tidak etis, karena pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua, baru mulai melaksanakan tugasnya. Mari hormati pemerintah kita, dan tentunya rakyat kita,” sebut SBY.

SBY meminta semua pihak menghentikan permusuhan. Dia ingin semua kekuatan bersatu.

“Partai Demokrat berpendapat, saatnya kita menghentikan suasana permusuhan. Saatnya kita menghentikan politik yang membelah dan memisahkan. Saatnya pula, kita kembali membangun hubungan antarkekuatan politik yang lebih damai dan menyatukan,” jelas SBY.

Baca Juga :  Kenali KKAI sebagai Institusi Advokat Nasional

SBY menilai hubungan yang bernuansa kawan dan lawan harus diganti dengan hubungan antarmitra. Kemitraan itu adalah kemitraan untuk membangun bangsa dan kebersamaan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi rakyat.

4 KOMENTAR

  1. I’m very happy to uncover this page. I wanted to thank you for ones time
    for this particularly wonderful read!! I definitely liked every bit of it and i also have you book marked to check out new
    stuff on your web site.

  2. Hello very cool web site!! Man .. Excellent .. Superb ..

    I’ll bookmark your blog and take the feeds also?
    I’m happy to search out numerous helpful information right here in the publish, we want develop
    more techniques in this regard, thanks for sharing.
    . . . . .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here