19, Januari 2020
Daerah

Komnas HAM Minta Kapolda Jabar Berani Usut Kasus Kekerasan di Tamansari

JAKARTABERITATERKINI.co.id – Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik meminta agar Kapolda Jawa Barat menelusuri kasus penggusuran permukiman warga yang berujung ricuh di RW 11, Tamansari Bandung, Kamis (12/12/2019).

Ia mengaku bahwa waktu masa pemerintahan Ridwan Kamil, Komnas HAM pernah melakukan mediasi dengan warga terkait dengan rencana penggusuran.

Namun kata dia, tidak semua warga hadir dan sepakat dengan rencana tersebut.

“Jadi ada warga yang menempuh jalur lain, PTUN atau lain-lain. Jadi mediasi tempo hari selesai, karena mereka memilih jalur PTUN ya tentu silakan. Yang mediasi, kita urusi. Tiba-tiba kita dapat informasi (penggusuran ricuh) seperti itu, dan kita kecewa kenapa bisa jadi seperti ini,” kata Taufan di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga :  Ketum BPI KPNPA RI Kutuk Aksi Premanisme Ormas Terhadap Jurnalis di Tangsel

Ia juga menyesalkan dugaan terjadinya aksi kekerasan yang melibatkan aparat dalam melakukan penggusuran.

“Kemudian apapun tindakan hukum itu, tidak boleh ada kekerasan, itu sangat disayangkan,” tegasnya.

Taufan menyebut aparat yang melakukan dugaan kekerasan itu harus diperiksa sebab sudah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP). Ia menyayangkan hal itu, sebab sebelumnya sudah sering diperingatkan oleh jajaran pimpinan Polri, sebut saja eks Kapolri Jenderal Tito Karnavian hingga Kapolri baru, Jenderal Idham Azis.

Taufan menegaskan pihaknya akan turut turun menangani masalah Tamansari. Meski belum mengetahui kapan waktu pastinya, Taufan menyebut satu di antara komisioner Komnas HAM sudah mengontak Kapolda Jawa Barat untuk menyelesaikan konflik tersebut.

“Ya belum tahulah, nanti, Senin. Saya juga kan baru dari Kemlu (Kementerian Luar Negeri), ke sana menutup acara hari HAM, langsung kemari. Saya dengar salah satu komisioner mengontak Pak Kapolda karena hubungan kita cukup baik juga dengan Pak Rudi,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemkab Samosir Lakukan Percepatan Penurunan Stunting

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan pemukulan yang diduga dilakukan aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP terhadap warga di lahan RW 11 Tamansari. Bahkan dalam salah satu video, ada yang memperlihatkan seorang aparat diduga dari TNI yang menarik seorang warga ke arah kumpulan polisi. Para polisi itu pun mengeroyok warga tersebut.

Selain itu, ada juga beberapa video yang memperlihatkan aparat, diduga dari polisi, memukuli warga di halaman pusat perbelanjaan Balubur Town Square (Baltos) yang tak jauh dari kawasan penggusuran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *