BANDUNGBERITATERKINI.co.id – Eks Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra mengajukan Justice Collaborator (JC) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena meyakini dirinya tidak bersalah.

Ia tidak terima dituding sebagai koruptor. Sunjaya juga mengaku siap membongkar para pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon yang dianggap dirinya berperilaku korup.

“Justru yang koruptor itu bukan Bupati Cirebon, tetapi dari mulai Sekda dan para kepala dinas,” ucap Sunjaya di Bandung belum lama ini.

Menurut Sunjaya, ada dua Sekretaris Daerah (Sekda) dimasa kepemimpinannya yang ikut bermain dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD.

Baca Juga :  TEC Terima Penghargaan "Tokoh Politik Sukses Peduli Sosial"

Dia menegaskan, sekda tersebut meminta uang kepada setiap kepala dinas untuk proses ketuk palu APBD.

“Uang itu setiap tahunnya disetor ke Ketua DPRD. Itu ada dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) saya, tetapi kenapa tidak dijadikan tersangka,” katanya.

Selain itu, ada juga kepala-kepala dinas di Kabupaten Cirebon yang melakukan praktik korup. Sunjaya mencontohkan, seperti Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang kerap meminta uang untuk promosi jabatan.

Baca Juga :  Korupsi di Kemenag, KPK: Ada Uang Rp10 M Mengalir ke Kantong Para Politikus

Selain itu, kata dia, masih banyak kepala-kepala dinas yang bermain untuk sejumlah proyek di Cirebon. Sunjaya menyatakan dia sudah mengajukan justice collaborator kepada KPK. Dia menegaskan siap membuka bobroknya pemerintahan di Kabupaten Cirebon.

“Saya siap akan buka semua kebobrokan dari Sekda dan para Kepala Dinas di Pemkab Cirebon,” kata dia.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here