29, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Staf Pribadi Beberkan Sikap SBY Soal Skandal Korupsi Jiwasraya

2 min read

JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Staf Pribadi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan mengungkap sikap SBY ketika menerima salah satu tamu yang menyinggung masalah yang sedang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menurut Ossy, sang tamu mengatakan kepada SBY jika kasus yang menjerat salah perusahaan plat merah tersebut akan ditarik ke masa lalu, terutama ketika SBY sedang menjadi Presiden.

“Kamis (26/12/2019) SBY menerima sejumlah tamu. Ada yang menyampaikan bahwa sepertinya kasus Jiwasraya mau ditarik mundur ke tahun 2006,” kata Ossy dalam cuitannya di Twitter, Jumat (27/12/2019). Ossy membagikan cuitannya kepada sejumlah wartawan.

Dia menegaskan, SBY tidak keberatan kalah masalah Jiwasraya mau dilimpahkan kepada masa lalu jika pejabat saat ini tidak mau menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga :  Ketika Menteri Jokowi hingga DPR Ramai-ramai Sentil Kebijakan PSBB

“Dengan tenang SBY menjawab: Kalau di negeri ini tak satu pun yang mau bertanggung jawab tentang kasus Jiwasraya, ya.. salahkan saja masa lalu,” cuit Ossy.

SBY–masih dalam cuitan Ossy–menyebut krisis besar Jiwasraya baru terjadi sejak dua tahun yang lalu. SBY lagi-lagi mempersilakan pejabat saat ini menyalahkan masa lalu jika enggan menanggung beban masalah Jiwasraya.

“Yang rakyat ketahui, krisis besar Jiwasraya terjadi 2 tahun terakhir, 2018-2019. Jika ini pun tak ada yang bertanggung jawab, ya sudah, salahkan saja tahun 2006. Para pejabat tahun 2006 juga masih ada, mulai dari saya, Wapres JK, Menkeu SMI, Menteri BUMN dan lain-lain. Tapi, tak perlu mereka harus disalahkan,” cuit Ossy.

Baca Juga :  IPNU Kabupaten/Kota Bersama Presma UIN Mataram Dukung Dirresnarkoba Polda NTB Berantas Narkoba di NTB

“Saya juga dapat informasi; katanya sekarang banyak BUMN (termasuk sejumlah bank) yang bermasalah. Mulai dari keuangan yang tak sehat, utang yang sangat besar sampai dengan dugaan penyimpangan (melanggar aturan). Kalau begini, jangan-jangan saya lagi yang disalahkan. Begitu respons SBY,” tulis Ossy.

Dugaan korupsi di Jiwasraya tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam penyidikan awal, Kejagung sudah menaksir angka kerugian negara di kasus korupsi ini, yaitu sekitar Rp 13,7 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin juga menilai Jiwasraya telah melanggar prinsip kehati-hatian dalam hal berinvestasi. Menurut Burhanuddin, Jiwasraya malah menempatkan 95 persen dana di saham yang berkinerja buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *