30, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Kementerian PUPR ke Anies: Mustahil Natularisasi Sungai Bisa Dilakukan di Jakarta!

2 min read

JAKARTABERITATERKINI.co.id – Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bidang Air dan Sumber Daya Air, Firdaus Ali menduga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapatkan pemahaman yang tidak benar soal naturalisasi sungai.

Menurut dia, naturalisasi sungai seperti di Singapura tidak bisa dilaksanakan di Jakarta. Pasalnya beban air di Singapura dan Jakarta berbeda.

“Mungkin barangkali Gubernur Anies dapat pembisik yang hanya melihat hanya indahnya sesuatu dari gambar. Tidak tahu realita apa yang sesungguhnya ada di balik semua itu,” kata Firdaus, Jumat, (03/01/2020).

Baca Juga :  VIRAL VIDEO BUPATI LAMPUNG BARAT PAROSIL MABSUS BERI MOTIVASI DAN DO'AKAN WARGANYA DI JAKARTA YANG POSITIF CORONA

“Sama (adopsi konsep) di Singapura tadi, dia lupa Singapura itu dikelilingi laut depan belakang,” imbuh Firdaus.

Dia menjelaskan beban sungai di Singapura hanya menampung air dari dalam perkotaan. Sedangkan di Jakarta harus memikul beban aliran sungai dari hulu di Jawa Barat dan hanya punya akses ke laut di utara.

Dengan kondisi itu, mustahil naturalisasi sungai bisa dilakukan di Jakarta. Menurutnya, yang paling masuk akal adalah normalisasi untuk memastikan air cepat mengalir ke laut.

“Kalau Anies ingin menahan air selama mungkin, ini sekarang kejadian kita menahan air selama mungkin yang terjadi saat ini kan? Ya kan?” ucapnya sembari tertawa.

Baca Juga :  Komandan Pom Lantamal V Selaku Ketua Pam Rolakir Ziarah Rombongan Laksanakan Cek Lokasi

Belum lagi, kemampuan menyerap air antara Jakarta dan Singapura juga berbeda.

“Air tadi begitu dia jenuh muka tanahnya, dia harus disalurkan ke laut secepat mungkin. Kalau tidak, sama dengan kemacetan, kalau kita tidak buka pintu tol lebih banyak lagi, antrean makin lama makin parah sekali. Jadi harusnya penasihatnya Anies paham dengan logika sederhana ini,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *