JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengaku masih menunggu perintah dari Presiden Joko Widodo dalam menentukan langkah terkait polemik Natuna dengan China.

“Langkah selanjutnya tentu menunggu arahan dari Presiden karena keputusan politik ada di tangan Presiden,” kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menhan RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (07/01/2020).

Namun ia menegaskan jika Prabowo sudah menyampaikan beberapa saran dan permintaan, salah satunya agar tetap mempermudah nelayan setempat melakukan pencarian ikan di wilayah Natuna.

Baca Juga :  Demokrat Puji Sikap Kapolri yang Akan Tindak Anggotanya Pamer Hidup Mewah-Minta Proyek

“Namun yang jelas Pak Menhan sudah meminta dan menyarankan agar Bakamla, Polisi Kelautan, KKP untuk meningkatkan patrolinya, termasuk secara khusus meminta KKP mempermudah kapal-kapal nelayan agar bisa berkegiatan menangkap ikan secara maksimal,” sebut Dahnil.

Dahnil menyebut Prabowo ingin KKP meninjau ulang kebijakan yang mempersulit kapal nelayan untuk melaut di Natuna Utara. Langkah Prabowo ini, kata Dahnil, terkait dengan upaya de facto.

“Perlu dikaji lagi kebijakan-kebijakan sebelumnya yang mempersulit kapal-kapal nelayan kita untuk berkegiatan di Laut Natuna Utara tersebut. Ini demi upaya de facto laut Natuna dipenuhi dan diramaikan dengan aktivitas nelayan kita,” sebut Dahnil.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here