JAKARTABERITATERKINI.co.id – PDI Perjuangan memastikan tidak akan ikut campur soal kegiatan penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kendati demikian, PDIP meminta KPK agar melaksanakan prosedur hukum yang berlaku.

“Partai tidak akan mengintervensi. Jadi silakan saja asalkan betul-betul resmi,” ucap Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (09/01/2020).

Baca Juga :  Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura , Menyampaikan Pengantar Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021 - 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah

Sebelumnya, OTT KPK terhadap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan diduga berkaitan dengan Pergantuan Antar Waktu (PAW) Anggota DPR dari PDIP.

Informasi yang beredar, tim KPK sempat dihalangi saat akan melakukan penggeledahan di kantor PDIP.

“Mereka (KPK) informasinya tidak dilengkapi dengan bukti-bukti yang kuat,” ucap Djarot.

“Nggak (dihalang-halangi). Informasi yang saya terima bahwa yang bersangkutan tidak ada bukti-bukti yang kuat, surat terus dan sebagainya,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here