JAKARTABERITATERKINI.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan panggilan pemeriksaan kepada Sekretaris Fraksi Demokrat DPR, Teuku Riefky Harsya, Jumat (10/01/2020) ini.

Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap terkait dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga kepada KONI dengan tersangka eks Menpora, Imam Nahrawi.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IMR (mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi),” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya.

Baca Juga :  Ketua DPC PPP Lebak Lantik 28 PAC se-Kabupaten Lebak

Kendati demikian, ia belum menjelaskan lebih jauh apa yang akan didalami penyidik dari politikus Demokrat tersebut.

Tapi Teuku pernah ditugaskan sebagai Ketua Komisi X DPR RI yang salah satu mitra kerjanya adalah Kemenpora.

Imam diduga menerima suap melalui staf pribadinya, Miftahul Ulum, sebesar Rp 14,7 miliar selama rentang waktu tahun 2014-2018.

Baca Juga :  Pilwali Denpasar Head to Head atau Kotak Kosong, Mudarta Sebut Tokoh Millenial Berpeluang Menang

Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam juga diduga meminta uang senilai Rp 11,8 miliar.

Total penerimaan Rp 26,5 miliar tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI.

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here