JAKARTABERITATERKINI.co.id – Wakil Ketua KPK, Nawawi Pamolango menegaskan bahwa pihaknya akan memanggil Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto jika memang diperlukan keterangannya penyidik KPK dalam kasus suap terhadap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

“Nggak usah ditantang. Kalau memang ke depannya dirasa perlu dipanggil, ya dipanggil,” kata Nawawi saat dihubungi, Sabtu (11/01/2020) malam.

Ia menjelaskan jika pihaknya sangat serius dalam memproses kasus tersebut.

“Tim masih terus bekerja. Ya sudah pasti serius kami pastikan, semua yang kami tangani dilakukan dengan tingkat keseriusan kerja,” ucapnya.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Pilih Tak Walk Out dari Paripurna DPRD DKI.

Menurutnya, KPK akan berkerja dengan silent namun serius. Ia menyebut hal itu agar tidak menimbulkan kegaduhan.

“Kami ingin bekerja silent, nggak gaduh-gaduhan,” tuturnya.

Tantangan meminta KPK memanggil Hasto itu disampaikan oleh KPK ditantang pakar hukum dari Universitas Al Azhar Indonesia Supardji Ahmad. Ia menilai itu untuk menunjukkan keseriusan KPK dalam mengungkap kasus tersebut.

“Sudah menangkap tiga orang. Menetapkan empat orang tersangka, tetapi mau masuk ke gedung partai tertentu nggak bisa. Mau menemui orang di salah satu kantor tidak bisa. Jadi kalau ini hanya berhenti di sini saja, orang menjadi tidak percaya pada KPK. Itu artinya blunder,” kata Supardji dalam diskusi Polemik bertema ‘KPK UU Baru, Komisioner Baru, Gebrakan Baru’, di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (11/01/2020).

Baca Juga :  Pantau UNBK Di Lampung Selatan, Gubernur Arinal Juga Saksikan Sekolah Di Kalianda Siap Antisipasi Dan Cegah Virus Corona

“Kecuali habis ini KPK secara sungguh-sungguh memanggil orang-orang, nama-nama yang tersebut dalam perkara tersebut. Misalnya yang paling banyak disebut adalah Sekjen DPP PDIP,” sambung dia.

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here