28, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Sepucuk Surat Dari Kelalawar

2 min read

Kehidupan, BERITATERKINI.CO.ID | Saya dipanggil KELELAWAR dan saya memiliki sesuatu yang sangat istimewa.

Dalam diriku mengandung ribuan racun penyakit.

Seperti virus anjing gila super ganas, virus Ebola, virus Han Da dan berbagai virus-virus lain yang mematikan.
Sumbangsihku kepada umat manusia adalah mengumpulkan virus-virus ganas dalam diriku sebagai tempat berlindung, agar tidak bertaburan di luar dan mengganggu keselamatan umat manusia.

Saya menyadari seluruh tubuhku adalah racun, maka saya rela bersedia tinggal di lubang-lubang goa yang gelap dan dingin.

Dengan mengandalkan kekuatan sendirti selama puluhan ribu tahun, semua virus itu saya tutup dan kunci rapat-rapat.
Malam-malam keluar dan subuh kembali, dalam kesepian dan kesendirian.

Bahkan dengan sengaja saya menampilkan wujud wajah seram dan mengerikan, agar membuat manusia menjauhiku dan tidak menyentuhku.
Akan tetapi tidak pernah terbayangkan bahwa umat manusia tidak dapat mengendalikan sikap serakah dan nafsu makan mereka.

Baca Juga :  Refly Harun Sebut Staf Milenial Presiden Jokowi Hanya Membebani Uang Negara

Wahai umat manusia, tahukah kalian jika membuka kotak Pandora, maka seluruh virus petaka akan berhamburan keluar menjerat kalian.

Kalian bisa menjadikan ku sebagai santapan yang lesat, tapi virus-virus di tubuh saya akan kehilangan tempat tinggalnya.

Virus-virus ini perlu mencari rumah baru bagi mereka dan tubuh kalian penuh dengan lemak dan daging, bukannkah itu merupakan tempat yang cocok untuk virus-virus ini.
Saya hanya bisa mengeluh dengan penuh penyesalan.

Seluruh jerih payah saya selama ini pada akhirnya semua dirusak.
Saya hanya dapat membantu manusia menyampaikan Hukum Alam Semesta.
Melindungi hewan-hewan di alam semesta, sebenarnya bukan melindungi mereka, tapi justru untuk melindungi umat manusia.

Saya ingin lebih mendalam menyampikan kehidupan manusia haruslah harmonis dengan alam.
Manusia sebenarnya adalah mahkluk kecil di dalam alam semesta ini. Jangan lah manusia beranggapan bahwa dengan tercipta sebagai manusia lalu tidak ada yang ditakuti, sehingga mengganggap diri yang paling hebat dan berkuasa.
Hukum Alam sangat adil, saat engkau tidak menghargai kehidupan mahkluk lainnya, bencana dan malapetaka sudah diambang mata.

Baca Juga :  PEMERINTAHAN DESA KESIMAN PETILAN BERSAMA "TEMANMU" LAKUKAN TEBAR BENIH IKAN DAN PENANAMAN POHON DI TUKAD BINDU

Terakhir saya masih ingin mengingatkan pada manusia, bahwa surat ini tidak mewakili pribadi para Kelelawar, tapi mewakili juga para Ular, Tikus, Burung-burung, Jangkrik, Belalang, Bintang Laut, Kuda laut dan seluruh hewan di Alam semesta ini. /Brt

Oleh : Chou Zi Guang

Terjemah : Tim INLA Bali & IVA Bali.

MARIHIDUPSELARASDENGANALAM

Editor ; Dik Eno

5 thoughts on “Sepucuk Surat Dari Kelalawar

  1. We’re a gaggle of volunteers and starting a brand
    new scheme in our community. Your website offered us with helpful info to work on. You have done a formidable
    process and our whole group will be grateful to you.

  2. Hello there! This post could not be written any better!
    Going through this post reminds me of my previous roommate!
    He constantly kept talking about this. I most certainly will send this information to him.
    Pretty sure he will have a good read. Thank you for sharing!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *