Dia membuat surat penyataan mundur dari penerima manfaat PKH, Jumat (1/5/2020) disaksikan anggota kordinator PKH kecamatan setempat, Nanda.

Kepada awak media ibu satu anak itu menuturkan, bahwa dirinya mendapat manfaat PKH sejak tahun 2019. Deti menyatakan mundur disebabkan saat ini kehidupan ekonomi keluarganya sudah agak lumayan.

Baca Juga :  H. Jamaluddin Pohan Bakal Calon Walikota Sibolga Hadiri Perayaan HUT ke-2 PERKAPSI

Suaminya sudah bekerja sebagai karyawan sedangkan dia saat ini menjadi guru disalah satu lembaga PAUD yang dikelola desa.

“Untuk kehidupan sehari-hari sudah cukup, jadi saya menyatakan mundur sebagai penerima PKH,” ungkap Deti.

Dia berharap bantuan yang selama ini diberikan kepadanya, dapat dialihkan kepada orang lain atau warga yang lebih membutuhkan.

Kepala Desa Sidourip H. Sugiono yang dihubungi arusmalaka.com membenarkan ada warganya yang menyatakan mundur sebagai penerima manfaat PKH.

Baca Juga :  Babinkamtibmas Bersama Bidan Desa Lakukan Sosialisasi Antisipasi Dan Pencegahan Infeksi Virus Covit-19 Di SMKN Blambangan Umpu, Waykanan

Dia menyatakan salut dan mengucapkan terima kasih kepada Deti dan berharap keanggotaannya bisa digantikan kepada warganya yang lain yang lebih membutuhkan.

(M-01)