26, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Catatan Lama “Public Opinion”

3 min read

Oleh ; Idrus Zaman

Pada Jum’at, 5 Juni 2020

BANDAR LAMPUNG, WWW.BERITATERKINI.CO.ID |Opini publik identik dengan pengertian kebebasan, keterbukaan dalam mengungkapkan ide, pendapat, keinginan, keluhan, kritik yang membangun dan kebebasan dalam penulisan. Dengan kata lain, opini publik merupakan efek dari kebebasan dalam mengungkapkan ide dan pendapat.

Secara Etimology, Opini publik berasal dari bahasa Inggris Public Opinion. Sedangkan secara Etimology, Public Opinion berasal dari bahasa Latin “Opinari dan Publicus”. Opinary berarti berfikir atau menduga, sedangkan publicus berarti milik masyarakat luas.

Pengertian Opini Publik Menurut Para Ahli

1. Menurut Leornardo W. Dood dalam Soemirat (2004), Opini Publik adalah sikap orang-orang mengenai sesuatu persoalan dimana mereka merupakan anggota dari sebuah masyarakat yang sama.

2. Menurut George L. Bird dan Frederick E. Merwin, Opini Publik adalah penilaian sosial (social judgedment) mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran fikiran yang dilakukan individu-individu dengan sadar dan rasionil.

3. Menurut Edward M dalam How Public Opinion Is Formed, opini publik tidak selalu logis, tidak berbetuk, ambivalen, ontradiktif, mudah berubah. Konsekuensinya opini publik dipengaruhi hanya bisa berharap bahwa usaha mereka dari waktu ke waktu menunjukkan consensus terhadap persepsi yang masuk akan terhadap isu yang berkembang.

4. Menurut William G. Summer, Opini Publik adalah kekuatan yang ada dalam masyarakat. Yang mana kekuatan tersebut bukan berasal dari pendapat peroangan, tetapi norma atau mitos yang ada dalam masyarakat. Pengertian ini menerangkan jika suatu pendapat dianut oleh banyak orang, maka diasumsikan jika pendapat tersebut benar.

Baca Juga :  Korupsi di Kemenag, KPK: Ada Uang Rp10 M Mengalir ke Kantong Para Politikus

5. Menurut Frazier Moore, Opini Publik adalah ungkapan keyakinan yang menjadi pegangan bersama diantara para anggota sebuah kelompok atau public, mengenai suatu masalah kontroversial yang menyangkut kepentingan umum.

6. Menurut William Albiq, Opini Publik adalah suatu jumlah dari pendapat individu-individu yang diperoleh melalui perdebatan dan opini merupakan hasil interaksi antar individu dalm suatu publik.

7. Menurut Wikipedia, Opini Publik adalah pendapat kelompok masyarakat atau sintesis dari pendapat dan diperoleh dari suatu diskusi sosial dari pihak-pihak yang memiliki kaitan.

8. Menurut Djoenasih S. Soenarjo, Opini Publik adalah pendapat umum.

9. Menurut D. Irish dan James W. Prothom, Opini Publik adalah ekspresi mengenai sikap persoalan masyarakat. Pengertian tersebut meliputi tiga aspek, ekspresi, persoalan/isu, dan kemasyarakatan.

10. Menurut Emory S. Bogardus dalam The Making of Public Opinion, Opini Publik adalah hasil pengintegrasian pendapat berdasarkan diskusi dalam masyarakat demokratis.

11. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Menurut KBBI, Opini Publik adalah pendapat umum; pendapat sebagian besar rakyat.

12. Menurut Nugroho, jika suatu opini publik yang dianggap kompeten atau dapat memenuhi syarat opini publik dalam arti khusus, apabila ada fakta yang dijadikan tolak ukur perumusan opini publik, yakni adanya unsur penelitian baik dan buruk dari masyarakat, menyangkut sebuah isu yang ada didalam kehidupan bersama, bersifat rasional, syarat-syarat sebagai opini publik dalam arti khas tersebut bisa ditinjau dari fakta, nilai-nilai dan kompetensinya.

13. Menurut Clyde dalam Sumarno (1990:19), Opini Publik adalah penilaian sosial mengenai suatu masalah yang penting dan berarti, berdasarkan proses pertukaran-pertukaran yang sadar dan rasional oleh khalayaknya.

Baca Juga :  Pemda Lampung Selatan Belum Ada Solusi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, KTNA Dibebani Mahalnya Harga Pupuk Non-subsidi

14. Menurut Hennesy, Opini Publik adalah kompleksitas keyakinan yang diungkapkan oleh sejumlah orang-orang tentang suatu persoalan mengenai kepentingan umum.

Adapun ciri-ciri opini publik yaitu:
Terdapat isi, arah, dan intensitas tentang opini publik, ciri tersebut berkaitan dengan opini publik terhadap tokoh politik dan pemimpin yang menduduki jabatan publik Kontroversi menandai opini publik, artinya sesuatu yang tidak disetujui semua rakyat, Opini publik mempunyai volume berdasarkan kenyataaan bahwa kontroversi tersebut menyentuh semua orang yang merasakan konsekuensi langsung dan tidak langsung. Opini publik tidak diketahui seberapa lama, akan tetapi opini publik yang menghasilkan kontroversi sering bertahan lebih lama.

Adapun karakteristik opini publik yaitu:
adanya masalah yang kontroversial, adanya publik secara spontan, adanya diskusi sosial, adanya opini yang mudah berubah dan juga diubah, adanya ekspresi ataupun pernyataan secara spontan.

Proses Pembentukan Opini Publik:
Adapun tahapan atau proses pembentukan opini publik yaitu:

1. Tahapan pertama opini publik masih didalam keadaan yang tidak teratur
2. Tahapan kedua, opini telah mulai menuju ke arah pembicaraan yang lebih detail, pendapat mulai berkumpul ke arah tertentu dan jelas.
3. Tahapan ketiga, opini berada pada tahap pembicaraan atau diskusi yang sudah mantap tentang suatu pendapat dan sikap yang diyakini keberadaannya. /Red-beritaterkini/Yuswantoro

Editor ; SA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *