Connect with us

Berita

Hayatun Nufus, M.Pd: Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Daring

Published

on

Palembang, Sumsel, beritaterkini.co.idSemenjak pandemi covid 19 melanda Indonesia khususnya di kawasan Sumatera Selatan tentunya banyak sekali kebijakan-kebijakan pemerintah yang berubah. Salah satunya kebijakan pada sektor pendidikan yang selama ini kegiatan belajar mengajar dilakukan di sekolah maupun di kampus namun atas kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional proses pembelajaran dialihkan dengan sistem daring atau pembelajaran secara online.

Tentunya, kebijakan tersebut membuat sejumlah tenaga pengajar harus berinovasi untuk menciptkan suatu media pembelajaran agar proses pembelajaran bisa berlangsung sebagaimana mestinya. Dari sekian banyak tenaga pengajar di seluruh dunia, salah satunya yang dilakukan oleh Ibu Hayatun Nufus, M.Pd., selaku dosen di Universitas PGRI Palembang Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Hayatun Nufus yang akrab disapa dengan Ibu Hayatun ini memaparkan kepada media ini melalui whatsapp pribadinya bahwa selama masa pandemi covid 19 ini sudah jelas proses perkulihan berubah dari tatap muka secara langsung menjadi proses perkuliahan online. (Jumat, 5/6/2020)

“Ya, kita sebagai dosen sudah pasti mesti kreatif, inovatif dan aktif dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar walaupun tidak adanya interaksi langsung dengan mahasiswa”. ujarnya .

Hayatun menambahkan bahwa dalam menyikapi proses perkuliahan online ini banyak sekali media yang bisa dipergunakan dalam pembelajaran daring ini seperti classroom, whatsapp, google meet, zoom, e-learning. “Dari kesemua media tersebut pihak kampus Universitas PGRI Palembang telah menyediakan zoom mettings dan e-laerning bahkan saya kira Perguruan Tinggi lainnya pun sama halnya yang kita terapkan di kampus ini” ungkapnya.

Baca Juga :  Daftar Ke KPU, Selly-Manan Dikawal Ribuan Pendukung Diiringi Parade Seni Budaya Multi Etnis

“Dari sekian banyak media tersebut yang sering diterapkan classroom dan whatsapp. Namun, sesekali menggunakan zoom mettings. Kenapa saya lebih banyak menggunakan classroom dan whatsapp di bandingkan dengan zoom mettings ataupun google meet?. Karena mengingat banyaknya mahasiswa yang merasa keberatan kalau sering menggunakan video call. Alasan mahasiswa kebanyakan takut koutanya cepat habis” tutur Hayatun dalam emo senyum.

“Bukan itu saja, alasan kenapa saya menggunakan sistem perkuliahan dengan media classroom dan whatsapp yakni mengingat tidak semua mahasiswa dapat dengan mudah mendapatkan akses internet. Jangankan menggunakan zoom atau video call untuk belajar menggunakan classroom atau whatsapp saja terkadang tidak terjangkau.” tegasnya.

Hayatun Nufus selain dosen juga merangkap sebagai Dewan Pembina Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini menjelaskan bahwa kendala terbesar yang dihadapi para dosen maupun tim pengajar lainnya dalam hal proses pembelajaran daring ini adalah jaringan dan kouta internet.

“ Apabila jaringan internet tidak bersahabat dan kourta internet juga habis sering kali proses pembelajaran terputus. Kendala inilah yang sering mahasiswa bahkan kami sebagai tenaga pengajar kesulitan dalam menyampaikan materi pembelajaran pada mahasiswa. Bahkan jika listrik padam dan hari hujan yang mengakibatkan gangguan pada jaringan dengan terpaksa selesai pula perkuliahan”. tambahnya.

Namun, kendala-kendala tersebut bukan suatu permasalahan besar buat Hayatun. Beliau tetap memutar otak agar materi yang disampaikan kepada mahasiswa selesai sesuai dengan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dan Rancangan Acara Perkuliahan (RAP). “Saya mencari media yang mudah dan tidak banyak menyedot kuota yakni yang saya jelaskan sebelumnya menggunakan classroom atau whatsapp. Karena syarat utama terjadinya proses pembelajaran adalah adanya interaksi antara pendidik dan peserta didik. Walaupun interaksi tersebut hanya menggunakan bahasa tulisan” tuturnya.

Baca Juga :  ISM Dukung TEC Jadi Bupati Lampung Selatan

Dibalik kekurangan dari penerapan pembelajaran daring tentunya ada beberapa keunggulan dari pembelajaran ini. Salah satunya ialah mahasiswa jauh lebih aktif dan berpikir kritis untuk mencari informasi pengetahuan walaupun hanya sekedar copy paste dari internet.

“Hal ini saya sangat memberikan apreasi bagi mahasiswa dalam hal keaktifan mereka mencari informasi dan berdiskusi. Beda halnya dengan tatap muka langsung mahasiswa yang kurang aktif dia hanya diam dan terkesan menunggu jawaban dari orang lain. Nah kalu di daring mereka harus mencari informasi tanpa menunggu jawaban teman sebayanya” ujar Hayatun dengan emo senyum.

“Satu hal yang menurut saya kelebihan berikutnya ialah segala aktivitas kalian akan tercatat dan tidak akan hilang. Itu memudahkan saya untuk memberikan penilaian. Baik penilaian ranah kognitif bahkan afektif. Jika ranah psikomotrik tentu harus adanya tatap muka”.

Semoga pandemi covid 19 cepat berlalu dan proses pembelajaran bisa berjalan seperti biasanya “Samangat Terus Tenaga Pendidik Indonesia untuk Menciptakan Generasi Bangsa yang Unggul Demi Mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional# #Tunjukkan 4 Kompetensi Profesional Kita Sebagai Tumpuhan Bangsa#pungkasnya. (rill/Danu)

Editor : Ivan

 

Continue Reading
6 Comments

6 Comments

  1. Shantay Melder

    9, Juli 2020 at 2:35 am

    Websitenya Sangat Bermanfaat dan sangat Bermanfaat , KOMEN PERTAMAAXXX Jangan Lupa dan Jangan Lupa Buat Berkunjung Ke Situs Kita yah jasa ekspedisi surabaya makassar

  2. Jasa pengiriman barang murah

    9, Juli 2020 at 11:39 pm

    Terima kasih, Website ini sangat berguna dan Keren , KOMEN PERTAMAAXXX Ingat buat komen balik yah dan Jangan Lupa Buat Berkunjung Ke web Kita yah Jasa pengiriman motor

  3. Jasa pengiriman barang murah

    9, Juli 2020 at 11:47 pm

    Terima kasih, Website ini sangat berguna dan Keren , KOMEN PERTAMAAXXX Jangan Lupa dan Jangan Lupa Untuk Berkunjung Ke Website Kita yah Jasa pengiriman barang antar pulau

  4. Brinda Apodace

    10, Juli 2020 at 12:37 am

    wahhh berkaah ini, terima kasih untuk sharing pengalamannya dan setujuu brooo , KOMEN PERTAMAAXXX Jangan Lupa dan Jangan Lupa Untuk Berkunjung Ke web Kita yah Jasa pengiriman motor

  5. Cargo Surabaya Makassar

    10, Juli 2020 at 10:57 pm

    wahhh berkaah ini, terima kasih untuk sharing pengalamannya dan Keren , KOMEN PERTAMAAXXX Jangan Lupa dan Jangan Lupa Buat Berkunjung Ke Situs Kita yah Cargo Surabaya Makassar

  6. vivo theme ios itz

    11, Juli 2020 at 12:09 am

    Websitenya Sangat Bermanfaat dan sangat Bermanfaat , KOMEN PERTAMAAXXX komen balik bro dan Jangan Lupa Untuk Berkunjung Ke web Kita yah https://temauntukandroid.blogspot.com/

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

*Menteri PPN Ikuti Rapat Tingkat Menteri Membahas Persiapaan Pelaksanaan Vaksin*

Published

on

By

JAKARTA, WWW.BERITATERKINI.CO.ID, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengikuti Rapat Tingkat Menteri melalui video konferensi yang membahas mengenai Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, pada hari Kamis, 1 Oktober 2020.

Dalam hasil Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang berlangsung pada 15 September 2020 ada beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti mengenai vaksinasi ialah menghitung penyediaan vaksin Covid-19, melengkapi exercise kebutuhan vaksinasi Covid-19, menajamkan penahapan sasaran vaksinasi Covid-19, dan menyusun berbagai opsi rencana operasional vaksinasi Covid-19 sesuai ketersediaan vaksin Covid-19.

Mengenai masalah vaksinasi ini, Presiden Joko Widodo sempat menyampaikan agar perencanan vaksinasi ini secara detail di persiapkan dalam dua minggu ini.

“Perencanaan vaksinasi yang detail sudah siap dalam dua minggu ini, mencakup kapan dimulai, lokasi, siapa yang melakukannya, siapa yang mendapatkan prioritas, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat langsung diimplementasikan,” ujar Presiden Joko Widodo saat memimpin Ratas Penanganan Covid-19 dan PEN, tanggal 28 September 2020.

Baca Juga :  ISM Dukung TEC Jadi Bupati Lampung Selatan

Berdasarkan data yang diterima oleh Bappenas, kasus Pandemi di Indonesia hingga saat ini, masih terus meningkat.

Terhitung hingga 27 September 2020 lalu, rata-rata kasus aktif di Indonesia sebesar 22,46%, lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yang sebesar 23,13%. Untuk rata-rata kematian di Indonesia sudah menurun di angkat 3,77%.

Sedangkan rata-rata kesembuhan di Indonesia sebesar 73,76%, sedikit lebih rendah dibandingkan kesembuhan dunia (73,85%).

Saat ini standar pengobatan telah mengacu ke pada standar dari Kementerian Kesehatan, baik di ICU, ruang isolasi, dan wisma karantina.

Lebih lanjut, Rapat Tingkat Menteri ini juga membahas mengenai pokok-pokok diskusi seperti suplai vaksin, sasaran vaksinasi, pembiayaan, dan mekanisme pelaksanaan.

Baca Juga :  Daftar Ke KPU, Selly-Manan Dikawal Ribuan Pendukung Diiringi Parade Seni Budaya Multi Etnis

Karakter vaksin yang akan digunakan untuk pencegahan virus ini menggunakan rekomendasi dari WHO.

“Dalam konteks penanganan pandemic, WHO memberikan kelonggaran kepada vaksin-vaksin yang ‘kurang ideal’ untuk tetap dapat dipakai,” ujar Menteri Suharso.

Untuk mekanisme pelaksanaannya Menteri berharap vaksinasi dapat digerakkan melalui kampanye yang masif di faskes, selain itu perlu ada edukasi mengenai vaksin Covid-19 termasuk menghindari isu hesitancy.

“Kita perlu memperluas lagi edukasi mengenai vaksin Covid-19, termasuk mengenai isu hesitancy dan juga isu tidak lagi mematuhi protokol kesehatan, perlu ada strategi khusus untuk melaksanakan vaksinasi di daerah-daerah yang sulit,” tutup Menteri. (Red/Aj)

Penulis : Boy A

Continue Reading

Berita

Kasrem 162/WB Hadiri Peluncuran Lomba Kampanye Sehat

Published

on

By

MATARAM, WWW.BERITATERKINI.CO.ID, Inovasi berupa Lomba Kampanye Sehat yang diluncurkan oleh Polda NTB mendapat apresiasi dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

Terobosan Kapolda NTB itu dinilai menjadi yang pertama di Indonesia. Lomba Kampanye Sehat ini, memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam penyelenggaraan kampanye oleh Paslon Bupati dan Wakil Bupati maupun Walikota dan Wakil Walikota.

“Polda NTB tidak berhenti untuk terus melakukan inovasi dan Alhamdulillah kampanye sehat ini merupakan satu terobosan yang saya kira yang pertama di Indonesia, dan mudah-mudahan akan mendapat apresiasi juga,” ungkap Gubernur dalam sambutannya saat meresmikan Lomba Kampanye Sehat di Lapangan Tenis Mapolda NTB, Rabu (30/9/2020).

Dalam rangka mewujudkan kampanye sehat, pada kesempatan tersebut, Gubernur berharap kepada jajaran Polda NTB untuk mengusut tuntas akun-akun media sosial yang tidak bertanggung jawab yang kerap kali meresahkan masyarakat.

“Karena khawatirnya itu bukan akun dari paslon tertentu, tetapi malah akun dari konsultan sosial media yang dengan akun mesin sosial medianya itu bisa mengaduk emosi masyarakat kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  FOKUS PENANGANAN PANDEMI COVID-19, KPK MINTA PEMBAHASAN RPP GAJI PIMPINAN DIHENTIKAN

Dengan adanya kampanye sehat kata Gubernur, tidak hanya menyehatkan fisik saja akan tetapi juga menyehatkan rohani dan spiritual.

“Terimakasih pak Kapolda dan pak Kasrem, aktivis-aktivis yang jadi pimpinan KPUD dan Bawaslu. Mudah-mudahan dengan seringnya kita bersama akan menghadirkan kondusivitas bagi masyarakat NTB,” tutup Gubernur mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Kasrem 162/WB Kolonel Armed I Made Kariawan yang mewakili Danrem 162/WB, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inovasi kampanye sehat tersebut.

“Kami di Korem 162/WB mendukung apa yang sudah diprogramkan, apa yang sudah direncanakan dan yang sudah diinisiasikan oleh Kapolda,” ungkap Kasrem saat memberi sambutan.

Apa yang telah diinisiasi oleh Kapolda NTB ini dinilai sebagai suatu program yang sangat baik, terlebih dalam menghadapi dan mencegah penyebaran Covid-19 pada ajang kampanye nanti.

“Mudah-mudahan ini akan menjadi contoh dan tauladan bagi daerah lainnya,” ujarnya

Tidak hanya Gubernur NTB dan Korem 162/WB, Polda juga mendapat apresiasi dari KPU Provinsi NTB dan Bawaslu Provinsi NTB atas terobosannya itu.

“Saya dan teman-teman di Bawaslu sebetulnya merasa iri dengan bapak Kapolda, selalu punya cara untuk berinovasi, untuk bagaimana kemudian memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat NTB,” ungkap Ketua Bawaslu Provinsi NTB, M. Khuwailid

Baca Juga :  PEMERINTAH RESMI BUKA PENDAFTARAN KARTU PRAKERJA, MALAM INI

Tidak hanya itu, Khuwailid juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Paslon Kepala Daerah di tujuh Kabupaten/Kota di NTB yang melaksanakan Pilkada tahun 2020 atas komitmen menjalankan kampanye dengan memprioritaskan protokol kesehatan Covid-19.

Kapolda NTB Irjen Pol. M Iqbal mengemukakan bahwa telah menjadi tugas TNI dan Polri dalam melakukan berbagai upaya yang optimal bersama pemerintah daerah dalam memelihara keamanan dan ketertiban Pilkada serentak.

Kapolda menerangkan bahwa kampanye sehat merupakan salah satu upaya bersama untuk menekan angka penularan virus Corona di NTB.

“Pilkada saat ini bukan Pilkada biasa, namun ini adalah Pilkada yang istimewa.

Oleh karena itu perlu dilakukan juga langkah-langkah yang istimewa juga, pada 13 hari yang lalu di halaman ini juga melakukan deklarasi dan komitmen bersama bahwa siap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. (Red/Aj)

Penrem 162/WB

Penulis : Boy A

Continue Reading

Berita

Presiden Jokowi Tinjau Penataan Kawasan dan Pembangunan Terminal Multifungsi di Labuan Bajo

Published

on

By

LABUAN BAJO, WWW.BERITATERKINI.CO.ID, Peninjauan berlangsung saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 1 Oktober 2020.

Presiden Joko Widodo meninjau sejumlah pengembangan prasarana yang berada di Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo dalam kunjungannya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 1 Oktober 2020.

Di lokasi tersebut, Kepala Negara meninjau perkembangan penataan kawasan setempat melalui pembangunan dan penataan jalan, pedestrian, tepi pantai, serta drainase pendukung.

“Di situ kita tata trotoarnya, pelabuhan lama yang semuanya kita rombak, kita pindah ke pelabuhan yang baru di Wae Kelambu. Kita harapkan tahapan yang pertama akan selesai di akhir tahun 2020 kemudian tahapan kedua akan selesai di tahun 2021,” ujar Presiden.

Baca Juga :  PEDULI COVID-19, ANGGOTA DPRD LAMPUNG I MADE BAGIASA BAGIKAN RATUSAN MASKER KEPADA WARGA WIRATA AGUNG

Sebelum melakukan peninjauan di Kampung Ujung, Kepala Negara diketahui terlebih dahulu meninjau sejenak kawasan Pelabuhan Labuan Bajo.

Dari Kampung Ujung, rangkaian kunjungan kerja tersebut kemudian berlanjut pada peninjauan kawasan dan sarana gedung di Batu Cermin yang berjarak kurang lebih 5,3 kilometer dari lokasi peninjauan pertama.

Kegiatan penataan di lokasi tersebut telah dimulai pelaksanaannya pada 16 Maret 2020 lalu. Saat ini perkembangan penataan telah mencapai 47 persen dan akan terus berproses ke depannya.

“Di sini memang dibangun di titik-titik kawasan yang telah ditentukan, yang telah direncanakan tahun yang lalu. Ini sudah dimulai, seperti sekarang yang kita lihat ini di kawasan Batu Cermin yang sudah dimulai seperti ini,” ucapnya.

Baca Juga :  PEMERINTAH RESMI BUKA PENDAFTARAN KARTU PRAKERJA, MALAM INI

Selain itu, Kepala Negara dan rombongan terbatas juga sejenak meninjau proyek pembangunan terminal multifungsi yang berada di daerah Wae Kelambu. Terminal tersebut nantinya akan fokus dan diperuntukkan untuk mendukung aktivitas bongkar muat peti kemas kapal.

Selepas peninjauan sejumlah prasarana tersebut, Presiden Joko Widodo akan menyerahkan bantuan modal kerja bagi para pelaku usaha mikro dan kecil dari Labuan Bajo.

Mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat. (Red/Aj)

Penulis : Boy A

Continue Reading

Trending