23, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Tuduhan Terhadap Mantan Jampidsus Oleh Miftahul Ulum, Cederai Institusi Kejaksaan RI

2 min read

Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar

beritaterkini.co.id, Jakarta

Di tanah air baru-baru ini dikejutkan dengan pernyataan Miftahul Ulum, selaku asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, dalam waktu persidangan menyatakan, bahwa Adi Toegarisman saat menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, kecipratan 7 miliar rupiah, terkait penanganan kasus yang di Kejaksaan Agung. Sedangkan Anggota BPK yaitu Achsanul Qosasi kecipratan 3 miliar rupiah, terkait temuan BPK terhadap Kemenpora. Namun keduanya langsung membantah tudingan Ulum tersebut.

Ketum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar

Pernyataan tersebut kemudian dibantah sendiri oleh Miftahul Ulum usai membacakan pledoinya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Miftahul Ulum menyampaikan permohonan maaf kepada Adi Togarisman dan Achsanul atas tudingan yang sebelumnya disampaikan dalam persidangan tipikor. Ulum bahkan menyatakan, kalau dirinya tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Adi dan Achsanul. Termasuk tidak bertemu dengan utusannya, juga suruhan sebagaimana yang pernah disampaikan dalam persidangan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Wadan Lantamal V Hadiri Acara Ekspos Hasil Survey Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Jatim

Menyikapi pernyataan hal tersebut, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) TB. Rahmad Sukendar menilai, tuduhan yang dilakukan oleh asisten pribadi mantan Menpora tersebut, merupakan “Tuduhan Keji” terhadap Mantan Jampidsus dan telah mencederai Institusi Kejaksaan Republik Indonesia, berharap segera pribadi maupun institusi melaporkan kepada pihak berwajib terkait pencemaran nama baik mantan Jampidsus karena sudah membuat aib kepada diri mantan jampidsus maupun keluarga dan institusi kejaksaan.

Ketum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar

Tuduhan itu tidak mendasar sama sekali dan banyak halusinasinya. Seyogyanya, Miftahul Ulum sadar, bahwa apa yang diucapkannya tersebut akan berdampak mencederai lembaga hukum Kejaksaan yang telah berbenah diri sejak lama, dan secara grafik data tingkat kepercayaan publik semakin baik di kalangan masyarakat, ulas Rahmad Sukendar.

Baca Juga :  IMO Indonesia: Semakin Dewasa, Pers Menjadi Sumber Infomasi Yang Mengedukasi

Upaya untuk terus meningkatkan dan mempertahankan status lingkungan Jampidsus sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), menurut kami tidak perlu dievaluasi lagi.

“Kita juga jangan menafikan ada faktor lain untuk Character Assasination (pembunuhan karekter) atas pribadi mantan Jampidsus Adi Toegarisman, maupun institusi,” tandas Ketum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar.

Sumber : TB. Rahmad Sukendar

Wartwan : Asep

Editor : IS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *