29, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Refleksi HUT RI-75, Dialog PMII tentang Indonesia Maju, SDM Unggul, dan Rakyat Bebas Narkoba

2 min read

MATARAM, WWW.BERITATERKINI.CO.ID, Momentum 17 Agustus sebagai Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Kota Mataram, adakan Dialog Indonesia Maju dengan tema: “Refleksi HUT RI ke-75, Cipta SDM Unggul dan Rakyat Bebas Narkoba Untuk Indonesia Maju.

Hadir sebagai Narasumber Kaka Jendral Hilmi Kwarta Kusuma Rauf (Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah NTB), Meton Farin (Anggota DPRD NTB Fraksi Gerindra), dan (Wakil Ketua KNPI NTB)

Herman Jayadi (Ketua PC. PMII Kota Mataram) dalam sambutannya menyampaikan bahwa  di tengah pandemi Covid-19 ini tidak menjadi kendala kami untuk berdiskusi tentang nasib bangsa. Membentuk Kualitas SDM yang Unggul melalui organisasi pemuda dan mahasiswa sangat membantu dan menopang fondasi bangsa dan negara. Untuk menggapai SDM Unggul dan Indonesia Maju, tentunya pemuda harus terhindar dari bahaya narkoba karena dapat merusak dan mematikan generasi emas bangsa sebagai penerus kepemimpinan masa depan.

Berlanjut pada paparan pamateri
Kaka Hilmi Kwarta Kusuma Rauf (Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah NTB), mengungkapkan
Tidak ada bangsa yang maju dan hebat yang didasari oleh barang haram “Narkob”.

Baca Juga :  *Konsorsium Swasta : BUMN Tandatangani PPJT & Penjaminan Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo*

Sebagai contoh Colombia, yang di dalamnya berisikan Bandar Narkoba ternama Pablo Aimar, ujung-ujungnya ia mati meninggalkan jejak hitam terhadap negara., Belum lagi Dinasti China kuno yang melandasi kekuatan fondasi kerajaan dengan candu terhadap “Narkoba”, dan pada akhirnya kerajaannya hilang jejak tanpa nama. Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Kaka Dir dengan Pangkat Bintang 3 itu mengutarakan, Saya relakan jabatan Saya dicopot untuk masyarakat NTB dari bahaya Narkoba, jika para mafia atau sindikat memainkan kekuatan materi untuk menyingkirkan Saya, dan Saya sampaikan agar segeralah mereka untuk “Hijrah” dan bertaubatlah.
dan al-Hamdulillah, ada sekitar 9 Kilo 53 gram yang berhasil disaring dan ditahan oleh satuan kami Reserse Narkoba Polda NTB.

Meton Farin (Anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi Gerindra)., Indeks Prestasi Manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di angka ke 29 dari 34 Provinsi di Indonesia, ini artinya Posisi Pendidikan guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia NTB sangat rendah, hingga berdampak buruk pada tatanan sosial ekonomi politik, pembangunan dan lain lan. Kami berharap agar aktivis pemuda dan mahasiswa untuk sama-sama menuntaskan persoalan-persoalan bangsa dengan nalar kritik konstruktif dalam memajukan dunia Pendidikan untuk Indonesia Maju dan SDM Unggul.

Bang Zuhairi (Wakil Ketua KNPI NTB) dalam materinya menyatakan
Refleksi sejarah itu melihat kembali perjuangan kemerdekaan, sebagai contoh bujur panah, menarik anak panah ke belakang untuk melesat jauh ke depan dengan kemajuan.

Lain hal dengan persoalan narkoba yang dapat menghilangkan Ciri khas kesadaran kemanusiaan, hingga berpikir layaknya binatang. Maka dari itu flash back sejarah ke belakang, penting bagi kita untuk belajar kembali dari pengalaman kehidupan sebelumnyasebelumnya, sebagai motivasi diri agar bertindak, berpikir, dan berkata-kata yang positif., tutupnya.

Redaksi : Aj
Penulis : Muhfad

5 thoughts on “Refleksi HUT RI-75, Dialog PMII tentang Indonesia Maju, SDM Unggul, dan Rakyat Bebas Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *