27, Oktober 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Gerumbul Watu Pecah Kedungpring Kemranjen Kesulitan Air Sepanjang Tahun

2 min read

BANYUMAS, WWW.BERITATERKINI.CO.ID
Ratusan Kepala Keluarga di Grumbul Watu Pecah Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas selalu mengalami krisis air setiap tahunnya. Hal tersebut dipicu oleh topografi wilayah tersebut berupa dataran tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan air mereka harus mengambil air, dengan jalan kaki sejauh empat ratus meter ke sumber air di dasar sungai.

Kepala Desa Kedungpring Sugiyono mengatakan sebanyak 240 KK warganya yang tinggal di 3 RT di Grumbul Watu Pecah selalu terdampak krisis air bersih. Bahkan kesulitan air warganya tersebut nyaris sepanjang tahun. Untuk mendapatkan pasokan air bersih setiap tahun juga pihaknya mengajukan usulan ke BPBD.

“Untuk tahun ini, kami juga mendapat pasokan air bersih bersih dari PMI Kabupaten Banyumas, kemarin mendapatkan pasokan sebanyak empat tangki, atau sekitar 20.000 liter” katanya Jumat (04/09/2020).

Baca Juga :  PMI Melaksanakan Donor Darah di Fesa Kecila Kecamatan Kemranjen

Untuk menanggulangi, sementara pihak Pemerintah Desa Kedungpring sudah membangun bak penampungan air berkapasitas 20.000 liter. Masyarakat sekitar, selalu menunggu pasokan dari BPBD, PMI maupun donatur air lainya untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Disekitar bak penampungan ini diharapkan nanti akan dilaksanakan pembangunan sumur bor.

“Pemerintah Desa Kedungpring tidak mampu untuk menganggarkan pengeboran. Sebab, biaya sangat tinggi. Kedalaman titik air diperkirakan mencapai lebih dari seratus meter,” kata Sugiyono.

Karena keterbatasan itu pihaknya sudah mengajukan proposal ke dinas-dinas yang berpeluang dapat merealisasikan pengeboran sumber air. Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Dinperkim.

Baca Juga :  Kemarahan Hana Hanifah Ke Netizen dan Ini Tanggapannya Pada Laman Instagramnya

“Pada tahun anggaran 2020 ini, kami sudah mengusulkan pengeboran sumber air ke sejumlah instansi. Mengingat tiga RT di gerumbul Watu Pecah kesulitan air nyaris sepanjang tahun,” katanya.

Lokasi bak penampungan dan lokasi yang direncanakan untuk pengeboran berada di tanah milik pemerintah desa. Untuk itu Kades ini berharap, instansi yang sudah dikirimi proposal segera dapat merealisasikan pembangunan sumur bor di Grumbul Watu Pecah.

“Mudah mudahan dapat segera direalisasikan, untuk meringankan masyarakat,” katanya. (Red/Aj)

Penulis : Beni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *