6, Desember 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Memanfaatkan Limbah Sagu, 3 Mahasiswa Perminyakan UIR Sukses Dapat Dana Dari Dikti Kemendikbud

2 min read

PEKANBARU, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan program DIKTI dimana program ini ialah salah satu kesempatan besar bagi mahasiswa. Kegiatan ini memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk menjadi lebih kreatif, inovatif, dan objektif terhadap lingkungan sekitar mereka.

Salah satu tim yang beruntung dalam penerimaan pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Dikti Kemdikbud ialah tim dari Shania Regina, Universitas Islam Riau Program Studi Teknik Perminyakan dengan judul PKM yang diangkat ialah “Potensi limbah ampas sagu sebagai pengganti polimer sintesis untuk bahan dasar chemical EOR”.

Rektor Universitas Islam Riau PROF. DR. H. SYAFRINALDI, S.H, M.C.L menyampaikan, selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang berhasil meraih prestasi pada kompetisi ini.

“PKM merupakan kegiatan yang bernilai positif bagi mahasiswa dalam mengasah kreativitas, kerja sama tim dan semangat juang yang tinggi,” ujarnya.

“salah satu tanaman yang banyak di riau selain sawit ialah sagu, pemanfaatan limbah sagu yang masih minim akan membuat pencemaran lingkungan bertambah. Maka dari itu dari pada terjadi pencemaran lingkungan, lebih baik dimanfaatkan saja” begitu ungkapan shania regina selaku ketua tim penelitian ketika ditanya alasan pengangkatan judul ini.

Baca Juga :  Kasad Tinjau Kesiapan Latma JRTC Rotation 21-01 Fort Polk-Louisiana

Ampas sagu merupakan hasil akhir dari pengolahan produk sagu dimana air limbah sisa pengolahan biasanya langsung dialirkan ke sungai. Efek dari pembuangan limbah tersebut membuat kondisi sungai yang airnya jernih berubah menjadi warna kebiru-biruan dan memiliki bau yang sangat tidak sedap.

Proses pembuatan biopolymer ini yaitu dengan melakukan modifikasi kimia dengan memanfaatkan kandungan selulosa yang terdapat didalam ampas sagu, yang mana kandungan tersebut bisa digunakan sebagai thickening agent, dengan konsep ampas sagu tersebit bisa mengubah viskositas dari air menjadi lebih rendah agar mudah mendorong minyak di reservoir.

Menyikapi keberhasilan tersebut Ketua Koordinator kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Riau tahun 2020 dr.Raihanatu Binqalbi Ruzain, M.Kes mengatakan bahwa penerima PKM 5 Bidang dari Belmawa Dikti Kemdikbud tahun ini memengalami peningkatan dari tahun lalu.

Baca Juga :  Bersinergi Masyarakat Bualu, IKPI Peduli Lingkungan Bersihkan Pantai Samuh

“Alhamdulillah tahun ini untuk pertama kalinya jumlah proposal yang lolos untuk didanai oleh Belmawa mengalami peningkatan yang sangat signifikan, bahkan bisa saya katakan ini adalah rekor untuk kampus Universitas Islam Riau”. katanya

Dekan fakultas Teknik Sekaligus Dosen Pendamping Dr. Eng. Muslim, MT mengatakan bahwa Penelitian tersebut diprakarsai oleh gabungan 3 orang mahasiswa Teknik Perminyakan yakni Shania Regina (2016), Arie Minanda Putra (2018) dan Bobby Rahman (2018).

“Tim yang lolos akan melakukan penyesuaian kegiatan dengan adendum pedoman PKM 5 Bidang, serta menyelesaikan proposalnya dan dipresentasikan sebagai penentuan apakah lolos ke Pimnas”, Kata Pak Muslim baru-baru ini.

“seleksi Pimnas akan dilaksanakan pada tanggal 10 oktober mendatang, dan semoga penelitian ini dapat memberikan banyak manfaat dan challenge kedepannya terutama bagi kita semua mahasiswa teknik perminyakan dalam memanfaatkan limbah dan memikirkan metode-metode terbaru tv lagi. (Rudi/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *