BIAK, WWW.BERITATERKINI.CO.ID, Halo SobatQ, di tengah pandemi ini ternyata anggrek Papua makin diminati. Penghobi berbagai jenis anggrek ingin rasanya melengkapi koleksi dengan warna dan bentuk yang lain. Siapapun pasti tertarik untuk membudidayakannya.

Perawatan anggrek juga mudah, disiram air secara rutin dan dipangkas. Kelak bunga akan tumbuh dari cabang yang kita inginkan.

Tak lupa diberi tambahan nutrisi seperti pupuk cair atau bahan organik sederhana untuk mempercepat serta memperindah bunganya.

Pak Usman, hari ini (01/10) melaporkan 10 batang anggrek yang terdiri dari anggrek dendrobium (Dendrobium orchid), anggrek macan (Grammatophylum), dan anggrek merpati (Dendrobium crumenatum) sebelum dikirim ke Jakarta. Pejabat Karantina yang bertugas langsung memeriksa kesehatannya.

“Setelah kami periksa, tidak ditemukan gejala dan tanda serangan penyakit pada anggrek tersebut. Tidak ada juga media tanah yang terikut,” ujar Yuliana setelah melakukan pemeriksaan.

Oiya, bagi SobatQ yang ingin melalulintaskan anggrek dari Papua, jangan lupa sertakan dokumen SATS-DN dari BKSDA seperti yang dilakukan Pak Usman. Karena beberapa jenis anggrek dari Papua ada yang dilindungi. (Red/Aj)

Penulis : Boy A

8 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here