3, Maret 2021

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Pesan Menko Perekonomian RI Dalam Pidatonya Kepada Masyarakat Indonesia

2 min read

WWW.BERITATERKINI.CO.ID
Assalamualaikum Wr Wb,
Selamat malam, salam sehat dan sejahtera untuk semua.

Pertama-tama, saya dan mungkin kita semua prihatin dengan situasi yang berkembang beberapa hari terakhir.

Ruang publik kita, sebagaimana media dan media sosial, dibanjiri berbagai isu dan konten yang kontra, bahkan tak sedikit yang hoax dan menyesatkan terkait substansi UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR RI.

Saya memahami sebagian kelompok di masyarakat kita mengambil sikap pesimis terkait undang-undang ini.

Bagi kami, hal demikian sesuatu yang lazim dalam proses perumusan dan penetapan suatu kebijakan publik.

Baca Juga :  DPW KAMPUD Lampung ; Kerugian Negara Dugaan Korupsi Randis Bupati-Wakil Bupati Lamtim Muncul Karena di Tender Seharusnya E-katalog

Suara-suara yang berbeda adalah anak kandung dari demokrasi yang sehat.

UU Cipta Kerja merupakan komitmen dan kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap).

Setiap tahunnya terdapat sekitar 3 juta anak muda yang membutuhkan pekerjaan.

Apalagi di tengah pandemi saat ini, kebutuhan atas penciptaan lapangan kerja baru menjadi kritikal.

Hal tersebut dikarenakan terdapat kurang lebih 6 juta pencari kerja baru sebagai dampak pandemi Covid 19.

Untuk itu, sudah saatnya kita membutuhkan terobosan untuk mengatasi tantangan ekonomi yang kita hadapi saat ini dan ke depan.

Baca Juga :  BPS: Inflasi Maret 2020 Cukup Terkendali

Saya mengajak teman-teman semua untuk tidak memperkeruh situasi.

Sebagai bangsa besar, kita harus menguatkan soliditas dan kemampuan saling bekerja sama demi kepentingan nasional.

Saya berharap polemik soal UU Cipta Kerja tidak berkepanjangan.

Jangan ada lagi aksi-aksi kekerasan.

Mari jaga dan tingkatkan produktivitas serta optimisme untuk membawa Indonesia lebih maju, adil, dan makmur.

Salam.

Redaksi : Aj
Penulis : Boy Arsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *