6, Desember 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

6 Kades Dimintai Keterangan Bawaslu, Diduga Terlibat Kampanye

2 min read

PONOROGO-BERITATERIKINI.CO.ID-Sebanyak 6 Kepala Desa, Wilayah Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jawa Timur, secara bergiliran mendatang kantor Bawaslu Ponorogo, Selasa siang (13/10).

6 Kepala Desa diwilayah Kecamatan Jetis itu dimintai keterangan Bawaslu terkait klarifikasi dugaan keterlibatan kampanye disebuah tempat yang terdapat sebuah banner pasangan calon nomor urut 2, yang telah dilaporkan sebelumnya.

Nampak, dua orang kades masuk bersamaan dalam ruang Bawaslu. Mohammad Khoiri, Kepala Desa Jetis, Ponorogo saat dikonfirmasi seusai keluar ruang Bawaslu mengatakan hanya ngobrol-ngobrol dan tandatangan saja untuk klarifikasi soal kedatangan dipertemuan itu. “Saya hadir dalam acara itu (di Sawoo), hanya sebentar saja dipertemuan itu,”katanya.

Baca Juga :  Ekploitasi Besar-besaran Bukit Di Bandar Lampung, Teras Hijau ; Alam Rusak Tanpa Solusi

Senada dengan Kades Jetis, Muhklis Isngadi, Kepala Desa Turi, Kecamatan Jetis mengatakan lupa dengan jumlah pertanyaan yang diajukan Bawaslu. “Terkait silahturahmi istilahnya. Ada 14 orang yang hadir. Pertanyaan (Bawaslu) saya lupa tapi banyak,”jelas singkat.

Sementara itu, Marji Nurcahyo, Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu mengatakan, hari ini pihaknya mengundang 6 kepala desa dari wilayah kecamatan Jetis yang diduga terlibat dalam kampanye salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Ponorogo. “Didaerah kecamatan Sawoo,”tandasnya.

Baca Juga :  Jelang Peringatan Puncak HUT RI ke-75, AAL Gelar Zikir dan Doa Bersama

Materi hari ini, lanjut Marji, pihaknya melakukan klarifikasi dan keterangan yang digali sejauh mana keterlibatan para Kades ini dalam bukti yang telah didapatkan yaitu sebuah foto kedes-kades sedang berkumpul. “Setelah klarifikasi ini ada kajian, juga dilakukan pembahasan disentra Gakumdu, yang ada kepolisian dan kejaksaan. Dan dari kajian, pengumpulan barang bukti dan klarifikasi terus pembahasan satu dua maka ini bisa Menindaklanjuti laporan itu atau tidak,”pungkasnya.(ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *