17, Januari 2021

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Mahyeldi – Audy Sangat Hormati Ombudsman

2 min read

MahyeldiAudy Sangat Hormati Ombudsman


Ditulis Oleh : Miko Kamal


Ombudsman adalah lembaga resmi negara. Itu tertulis jelas di dalam Pasal 1 angka 1 UU No. 37/2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia. Sejak kehadirannya, Ombudsman sangat berperan mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik di Indonesia. Meskipun belum maksimal, fakta itu tidak boleh dinegasikan.

Sebagai lembaga negara, Ombudsman layak dihormati, termasuk oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang sedang bertarung di Pilkada 2020 ini.

Hari ini, Selasa 27 Oktober 2020, Ombudsman Indonesia Perwakilan Sumatera Barat mengundang para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Diundang untuk mengikuti webinar dengan tema ‘Menguji Visi Layanan Publik Cagub Sumbar’.

Tujuan, salah satunya, Ombudsman mengundang para pasangan calon adalah untuk mengetahui gagasan mereka tentang pelayanan publik jika mereka kelak terpilih. Undangan yang sangat penting. Sebab, pelayanan publik adalah isu penting dalam pemerintahan yang tidak atau belum juga berjalan ideal sampai saat ini. Meskipun Indonesia sudah merdeka 75 tahun.

Sayang sekali, tidak semua pasangan calon yang menghadiri undangan Ombudsman. Yang hadir langsung adalah pasangan calon nomor 4 dan calon wakil gubernur paslon nomor 3.

Mahyeldi dan Audy hadir dalam kegiatan itu. Audy hadir sejak dari awal sampai sesi ke 3. Pada sesi ke 4, Audy digantikan Mahyeldi. Bergantian mereka.

Genius Umar hadir langsung dari awal sampai sesi ke 3. Pasangannya, Fachrizal, tidak hadir. Tidak tahu kenapa.

Nasrul Abit dan Indra Catri tidak ikut kegiatan. Beliau berdua mengirim seorang utusan. Sekretaris tim pemenangan Hidayat yang hadir. Hidayat hadir di pertengahan acara. Ketika sesi ke 3 sedang berjalan. Jadi jugalah.

Pasangan nomor 1, Mulyadi dan Ali Mukhni, tidak mencogok. Tidak hadir sama sekali. Kata moderator, tidak ada kabar dari kedua orang maupun tim pemenangan mereka.

–00–
Bagi pasangan Mahyeldi – Audy, acara ini sangat penting. Saking pentingnya, mereka berdua harus mengatur ulang jadwal kampanye mereka sedang rempong di lapangan. Audy ditugaskan hadir pada awal kegiatan. Sejak pukul 9.00. Konsekuensinya, acara Audy yang sudah tersusun pada jam itu harus menyesuaikan.

Tidak hanya Audy, Buya M juga harus menyusun ulang kegiatannya. Dari pagi sampai sekira pukul 11.30 menghadiri kegiatan lain, setelah itu Buya menggantikan Audy di ruang meeting virtual. Bahkan, saking pentingnya kegiatan ini, saya yang merupakan bagian dari tim pemenangan rela standby di depan laptop sekitar 3 jam. Berjaga-jaga. Jika Buya atau Audy kehilangan sinyal, saya akan mengambil alih peran mereka berdua. Begitu benar kami menghormati undangan lembaga negara Ombudsman.

Saya tidak punya kapasitas untuk menghukum pasangan calon yang tidak hadir, yang hanya mengirim tim pemenangan saja atau yang hadir seorang saja sebagai calon pemimpin Sumbar yang tidak menghormati Ombudsman. Publik dan Ombudsman sajalah yang menilai.

Yang jelas, bagi kami Ombudsman adalah lembaga penting. Pelayanan publik sangat penting. Sebab, bagi Mahyeldi – Audy, memimpin itu adalah melayani.

Baca Juga :  PENUNDAAN PILKADA SERENTAK, BAWASLU LAMPUNG "MASIH MENUNGGU PERPPU"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *