6, Desember 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Presiden : Indonesia Mengecam Keras Pernyataan Presiden Prancis yang Menghina Agama Islam

2 min read

WWW.BERITATERKINI.CO.ID,
Tangkapan layar pernyataan Presiden Joko Widodo usai bertemu dengan sejumlah organisasi keagamaan, Sabtu (31/10)

Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Niece, Prancis yang telah memakan korban jiwa. Selain itu, Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina agama Islam dan telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataan persnya usai bertemu dengan sejumlah pemimpin organisasi keagamaan di Indonesia membahas perkembangan dunia, khususnya terkait dengan persaudaraan antar umat beragama

“Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa.

Baca Juga :  Februari – Maret 2020, Pelindo IV Datangkan 27 Head Truck dan 8 Reach Stacker

Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, yang bisa memecah belah persatuan antar umat beragama di dunia, di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi Pandemi Covid-19,” tegas Presiden.

Ditegaskan Presiden, kebebasan berekspresi yang mencederai kehormatan, kesucian, serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan, dan harus dihentikan.

“Mengaitkan agama dengan tindakan terorisme adalah sebuah kesalahan besar. Terorisme adalah terorisme, teroris adalah teroris.

Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apapun,” ujarnya.

Terakhir, disampaikan Presiden, Indonesia mengajak dunia mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik.

Baca Juga :  SALURKAN BANTUAN APD UNTUK POLRES, KETUA AMPI PRINGSEWU ANTON SUBAGIYO BERHARAP UMKM TINGKATKAN PRODUSKSI MASKER STERIL UNTUK WARGA

Dalam pertemuan, Presiden antara lain didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.

Hadir dalam pertemuan, para pemuka agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan perkembangan dunia khususnya terkait dengan persaudaraan antar umat beragama.

Redaksi : AJ
Penulis : Boy A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *