29, November 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Kontemplasi di Dermaga, Youtefaku, Hidupku

2 min read

PAPUA, WWW.BERITATERKINI.CO.ID
Dermaga ini menjadi salah satu penghubung penting bagi masyarakat Kampung Tobati dan Enggros dengan dunia luar. Pantai ini juga menjadi tempat para pengunjung menaiki speedboat untuk mengelilingi Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Youtefa, Papua.

Pada foto ini tampak sisa dermaga lama. Sekarang telah berdiri dermaga yang lebih besar dan kokoh di sebelah kirinya. Meski begitu, sepenggal sisa dermaga ini masih biasa difungsikan oleh masyarakat setempat.

Hampir sepanjang hari dermaga ini sangat sibuk, namun ketenangan total akan kita temui ketika pagi. Air yang hening dan jernih memantulkan secara utuh semua objek di permukaannya.

Baca Juga :  Pesan Menko Perekonomian RI Dalam Pidatonya Kepada Masyarakat Indonesia

Sementara hutan bakau yang lebat menjadi habitat nyaman bagi berbagai jenis satwa. Burung-burung berkicauan saling meningkah, dan pagi di sini terasa sempurna.

Dalam satu cerita mitologi yang dituturkan tokoh adat, Lodewijk Hamadi, masyarakat Teluk Youtefa telah akrab dengan perairan dan segala sumber dayanya sejak zaman mereka belum mengenal api.

Hingga era milenial mereka tetap mempertahankan cara tradisional dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Juga :  Pasok Nutrisi Untuk Cemara, Chaidir Ajak Warga Maros Saling Bantu

Bila mengunjungi TWA Teluk Youtefa, kita dapat menyaksikan aktivitas masyarakat adat setempat di blok tradisional dengan perahu-perahu mereka, dan akan merasakan betapa tradisi itu sangat berharga.

Selamat Senin pagi Sobat Hijau, semangat beraktivitas kembali ya, dengan mematuhi protokol kesehatan tentunya. (Red/AJ)

Penulis : Boy A

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *