26, November 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Gerudug Pasar”, Paslon Amerta Disambut Antusias Pedagang

2 min read

DENPASAR, WWW.BERITATERKINI.CO.ID- Paslon Amerta kembali melakukan kunjungan ke pasar-pasar untuk menyerap aspirasi pedagang dan warga, Minggu (8/11).

Dalam kunjungan di Pasar Agung Peninjoan dan Pasar Anyar Sari Ubung, pasangan calon Ngurah Ambara-Bagus Kertanegara serta Ketua Tim Pemenangan Mariyana Wandira dan tim relawan disambut antusias pedagang dan pengunjung.

Pedagang mengatakan saat Pandemi Covid-19 ini penjualan mereka turun.

“Karena itu kalau nanti terpilih jadi walikota mohon diupayakan agar beban pedagang bisa diringankan, mengingat sewa tempat cukup tinggi,” jelas pedagang.

Pedagang juga minta agar penataan tempat dilakukan dengan baik. Sebab ada pedagang yang sebelumnya berjualan di atas, kemudian dipindah ke lokasi bawah.

Baca Juga :  Kepala Daerah Bisa Rombak Pejabat Bila Pilkada Ditunda Tahun 2021

Mendengar berbagai keluhan pedagang, paslon Amerta mengatakan bila nanti menjabat Walikota akan melakukan penataan lebih baik dan transparan sehingga semua pedagang nyaman berjualan.

 

Ngurah Ambara bahkan menjanjikan akan memberikan stimulus bagi pedagang sehingga bisa meningkatkan usahanya. Karena itu diharapkan pedagang dan warga agar datang ke TPS saat pencoblosan 9 Desember untuk memilih pemimpin terbaik yang bisa membantu warga.

Kepada pedagang, Paslon Amerta juga menyampaikan program kerjanya bila terpilih di antaranya memberi santunan meninggal Rp10 juta dan bagi warga yang melahirkan dibantu Rp1 juta.

Baca Juga :  Gerindra Tak Keberatan NasDem Undang Anies ke Kongres

“Kami juga akan memberikan keringanan SPP bagi siswa sekolah swasta dan bantuan kesehatan kepada pekerja non formal yang tidak mampu,” tambah Ngurah Ambara.

Hal senada disampaikan Calon Wakil Walikota Bagus Kertanegara yang akrab disapa STING.

Bagus Kertanegara mengatakan pendidikan sangat penting untuk memajukan warga. Karena itu warga akan dibantu dengan beasiswa agar bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Denpasar adalah ibukota Bali, jadi harus lebih maju dan tidak tertinggal dari yang lain,” ujarnya. (Red/AJ)

Penulis : Gustu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *