3, Desember 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Perbekel Desa Kesiman Petilan: Lomba GANG HIJAU Jangan Bersifat Temporer atau Sesaat

2 min read

KESIMAN PETILAN, WWW.BERITATERKINI.CO.ID- Bertepatan dengan peringatan hari Puputan Margarana 20 Nopember 2020, Pemerintahan Desa Kesiman Petilan melakukan penilaian lomba “Gang hijau” yang diikuti perwakilan gang dari 10 banjar yang ada di wilayah desa Kesiman Petilan.

Pelaksanaan Lomba ini, sebagai bentuk kepedulian Pemerintahan Desa dalam pelaksanaan program pembangunan yang berwawasan lingkungan, sesuai konsep Desa Hijau atau “Green Village”.

Green village adalah merupakan sebuah konsep yang menjaga sebuah kampung atau permukiman untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, dengan tujuan perencanaan yang didasarkan pada konservasi lingkungan, energi, pengelolaan sampah, konservasi sumber air, dan sebagainya.

“Tujuan dari konsep ini adalah meningkatkan kualitas lingkungan dengan menerapkan Green open space (Gang hijau dan Taman desa), Green water (biopori) dan green waste (penanganan sampah dan penerapan 3 R Reuse, Reduce, Recycle)” jelas I Made Hendra Krisdiandinata selaku narasumber dalam lomba, saat diwawancarai

Baca Juga :  Cek Proyek Bersama Forkopimda, Mahayastra: “Semua Sesuai Target”

Ketua BPD Kesiman Petilan , I Wayan Rudita.ST mengatakan Pemerintahan desa akan melanjutkan program ini sebagai wujud komitmen Pemerintahan Desa pada pembangunan berwawasan lingkungan, dan tahun depan akan ditambah dengan kriteria penilaiannya dengan pembuatan biopori di gang-gang yg akan ikuti lomba sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan air tanah.

“Tahun depan akan ada lomba “Mata Hatinya” PKK desa (MengelolA dan menaTA Halaman Asri Teratur Indah dan NYAman) yaitu sebuah lomba dalam pemanfaatan halaman rumah dalam ketahanan pangan dan keindahan.” tambahnya.

Acara Lomba Gang Hijau ini dibuka oleh bapak Perbekel Desa Kesiman Petilan, I Wayan Mariana yang dalam sambutannya berharap agar lomba ini jangan bersifat temporer atau sesaat, “jangan sampai setelah gang hijau menjadi gang kuning”. selorohnya.

Baca Juga :  WALHI executif Daerah DKI Melakukan Unjuk RasaTerkait Dugaan Pengrusakan Hutan oleh Korindo Group

Tim Juri 1 orang dari Dinas Perumahan, Wilayah Permukiman dan Pertanahan kota Denpasar, I Wayan Sudiarta, dan 2 orang dari praktisi landscape lulusan Teknik Arsitek Universitas Udayana I Gusti Ngurah Made Dwipayana S. Arsl
dan I Putu Agus Octa Bryantara S.arsl.

Penilaian di awali jam 16.00 Wita dimulai dari Banjar Batanbuah berakhir sore hari pukul 18.00 wita di Banjar Kehen.

Antusiasme peserta dan masyarakat dalam mengikuti lomba ini layak diacungi jempol, terlihat dari penyambutan yang luar biasa dari warga setempat saat penilaian. Untuk Hasil lomba akan diumumkan Hari Sabtu Tanggal 21 Desember 2020. (Red/AJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *