27, Januari 2021

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Hasil Pilgub Sumbar Tak Perlu Digugat ke Mahkamah Agung

2 min read

Hasil Pilgub Sumbar Tak Perlu Digugat ke MK


Ditulis Oleh : Reido Deskumar



Pelaksanaan Pilgub Sumbar berjalan lancar. Sampai saat ini tak terdengar ada kecurangan dalam pelaksanaan dan proses perhitungan suara di TPS. Semoga perhitungan real count KPU juga sama. Aman, lancar sesuai dengan yang diharapkan.

Kondisi ini mengirimkan pesan, masyarakat Sumbar sudah dewasa berdemokrasi. “Batampek-tampek” dalam bersikap. Kapan waktunya kampanye, kapan waktunya beradu argumen, kapan waktunya memilih dan kapan waktunya kembali bergandengan tangan. Terbuki, walaupun berbeda pilihan, Pilgub Sumbar berlangsung sangat demokratis.

Secara quick count hasil Pilgub Sumbar sudah bisa dilihat. Mahyeldi Audy menang dengan perolehan suara 32%. Hasil tersebut bukan hanya dirilis oleh satu lembaga survey saja melainkan dua lembaga survey sekaligus.

Hasil real count internal PKS juga memperlihatkan data yang sama. Mahyeldi Audy menang dengan perolehan suara 32.64%. Disusul NA-IC 30.05%, Mualim 27.48% dan Fage 9.83%. Begitupun dengan hasil real count KPU. Mesikipun data yang masuk baru 38.6%, Mahyeldi Audy tetap unggul dengan perolehan suara 34.3%.

Sejak hasil quick count dirilis, Mahyeldi Audy menang, sejak itu pula masyarakat Sumbar sudah move on. Tak ada lagi bicara tentang satu, dua, tiga atau empat. Semua sudah menjadi satu. Jangan ada lagi percikan api yang membuat jernih kembali keruh. Dan yang tenang kembali beriak.

Apalagi ada hembusan isu hasil Pilgub Sumbar akan digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sikap ini harus benar-benar “diinok manuangkan”. Melihat perjalanan Pilgub Sumbar hampir tanpa permasalahan, tidak perlu pula digugat ke MK. Data-data perolehan suara Mahyeldi Audy terlampir sudah lebih 2% dari kandidat di bawahnya, melebihi batas maksimal 1,5% syarat gugatan ke MK. Jika masih dipaksakan otomatis akan gugur dengan syarat gugatan tidak terpenuhi.

Menang dan kalah dalam sebuah kompetensi hal yang biasa. Mari saling menghargai dan menghormati. Yang menang jangan jumawa dan yang kalah tak perlu berkecil hati. Pilgub sudah usai. Mari buka lembaran baru. Sudah saatnya bersama mewujudkan Sumbar madani.

Baca Juga :  Melindungi Kesehatan Buah Hati Ditengah Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *