BeritaNasionalPendidikan

Puluhan Massa Aksi SIRA,Datangi Kajati Sumsel Minta Usut Dugaan KKN Di Diknas Kota Palembang

Palembang,Berita Terkini.Co.Id Puluhan Massa dari Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) melakukan unjuk rasa (UNRAS) Terkait Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN ) di Dinas Pendidikan Kota Palembang di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati)Sumatera Selatan Jakabaring Palembang (22/12/21)

Koordintor aksi SIRA Rahmat Sandi Mengatakan bahwa Korupsi, kolusi dan nepotisme merupakan ancaman terbesar bagi masa depan bangsa, bahkan korupsi dinilai bisa membuat ekonomi Negara menjadi bangkrut dan membawa rakyat indonesia ke arah kemiskinan dan kesengsaraan, karena sendi-sendi kekuasaan itu telah digerogoti oleh koruptor yang berada di area kekuasaan.

Indikasi korupsi di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 juga tercium di banyak tempat khususnya di provinsi Sumatera Selatan. Keserakahan pun menjadi pemicu, Maka dari pada itu Sistem pencegahan korupsi harus diperkuat.

Demi mencegah terjadinya tindakan – tindakan yang tidak wajar dan tidak legal yang menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sejumlah oknum.

Dalam rangka mendukung tata kelola Pemerintahan mewujudkan Pemerintahan yang Good Governance yang bersih dan bebas dari tindak pidana korupsi, maka dari itu SIRA “SUARA INFORMASI RAKYAT SRIWIJAYA” hari ini menggelar aksi demonstrasi Mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel mengusut tuntas berdasarkan informasi, hasil survey monitoring dan data-data yang kami peroleh dilapangan yang diduga terdapat dugaan /indikasi penyalahgunaan wewenang serta jabatan yang berindikasi pada tindak pidana KKN (Korupsi, kolusi dan nepotisme) yang ada di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Selatan.

Dugaan Indikasi KKN  Diantaranya adalah Kegiatan pada Dinas Pendidikan Kota Palembang APBD TA. 2021.
Meubiler Ruang Kelas SD Negeri Untuk Peremajaan APBD 2021, sumber dana dari APBD TA. 2021 yang dikerjakan oleh CV. Sriwijaya Bakti senilai Rp. 6.991.800.000,00

Meubiler Ruang Kelas SMP Negeri Untuk Peremajaan APBD 2021, sumber dana dari APBD TA. 2021 yang dikerjakan oleh CV. Rombes Jaya senilai Rp. 2.496.102.400,00.

Meubiler Ruang Kelas SD Negeri Untuk Ruang Kelas Baru APBD 2021, sumber dana dari APBD TA. 2021 yang dikerjakan oleh CV. Sriwijaya Bakti senilai Rp. 3.997.281.200,00

Meubiler Ruang Kelas SMP Negeri Untuk Ruang Kelas Baru APBD 2021, sumber dana dari APBD TA. 2021 yang dikerjakan oleh CV. Surya Laya senilai Rp. 999.092.600,00

Lebih lanjut Rahmat Sandi meminta pihak Kejati Sumsel untuk mengusut adanya dugaan dan indikasi KKN di beberapa kegiatan yang ada di dinas pendidikan Kota Palembang , dan berharap agar segera memanggil yang terlibat dalam kegiatan diatas atas dugaan KKN tersebut.

Aksi unjuk rasa di terima secara langsing Kasie Penkum Kejati Sumsel Mohd Radyan SH mengatakan aksi hari ini adalah salah satu kontrol sosial dari masyarakat terkait dugaan indikasi KKN ,semua laporan yanh di sampaikan akan kami proses sesuai prosedur yang ada,” Pungkasnya.(DN/RZP)

 

Related Articles

One Comment

  1. I just could not go away your website prior to suggesting that I extremely enjoyed the standard info an individual provide on your visitors? Is gonna be again regularly to investigate cross-check new posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: