Palembang,Berita Terkini. Co.Id Puluhan massa yang tergabung dalam Lembar Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati Situasi Terkini (PST) menggelar Aksi Unjuk Rasa Terkaiat dugaan indikas KKN di OPD Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan 8 OPD di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertempat di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel 22 September 2022.

Koordinator Aksi PST Alex Kazsuda mengatakan bahwa aksi hari ini untuk menambahkan dokumen pendukung untuk membantu Kejati Sumsel untuk lebih mudah mengusut dugaan Korupsi terutama di Dinas PSDA Provinsi Sumsel, hari ini juga kami menyampaikan beberapa laporan dugaan KKN di 8 OPD di Pemrintah Provinsi Sumsel ke Kejati Sumsel.

Kami memberikan laporan hampir setiap minggu terkait indikasi Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Dinas PSDA tersebut, data sudah dilampirkan mulai dari Gambar Kegiatan, Spesifikasi Teknis, Kerangka Acuan Kerja (KAK), serta Bill and Quantity.

Dan untuk kesekian kalinya PST tetap melaporkan dengan data Hasil temuan BPK RI Sumatera Selatan,dalam hal ini sudah cukup jelas bawasanya dengan adanya temuan dari BPK RI, yang mengacu pada pasal 4 UU Tipikor yang sudah cukup jelas menyebutkan bahwa pengembalian kerugian keuangan Negara atau perekonomian Negara tidak menghapuskan pidananya pelaku tindak pidana.

Bukan hanya Dinas PSDA Provinsi Sumatera Selatan yang dilaporkan untuk hari ini akan tetapi ada beberapa dinas juga yakni terdiri dari 8 OPD Dinas terkait 20 Pekerjaan Proyek.
Adapun kegiatan kegiatan yang kami laporakan antara lain

Dalam hal ini ada beberapa kegiatan di Dinas PSDA, yang dinyatakan adanya temuan/kerugian,kekurangan volume yang mengakibatkan kebocoran KAS Negara, kegiatan proyek tersebut antara lain.

Dugaan KKN Pada
1. Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I.R Lebak Semendawai senilai Rp.7.064.901.000,00 yang dikerjakan oleh PT. Karyatama Saviera dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.77.690.750,40

2. Pengendalian Banjir di Desa Sukaraja Barus seniai Rp. 1.928.610.000,00 yang dikerjakan oleh CV. TIARA SUKSES dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.119.797.976,25

3. Pengendalian Banjir Sungai di Kawasan Situs Karang Anyar senilai Rp.1.469.924.800,00 yang dikerjakan oleh CV. ROM PERSADA dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.38.751.414,47

4. Pengendalian Banjir di Desa Betung senilai Rp.1.934.453.052,40 yang dikerjakan oleh CV. CITRA SARANA dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.11.376.838,70

5. Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I.R Sangkaji senilai Rp.7.022.601.000,00 yang dikerjakan oleh PT. TATA TAMA MAS dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.2.914.589,59

6. Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I.R Lebak Palas senilai Rp.7.445.684.963,32 yang dikerjakan oleh PT. PUTRA ATAMA HADI dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.7.874.514,90

7. Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I.R Bumi Agung senilai Rp. 6.240.327.516,34 yang dikerjakan oleh PT. TATA TAMA MAS dengan dugaan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp.25.378.408,72

aan adanya tindak pidana korupsi ada juga dinas-dinas lainnya yang turut kami laporkan, dan Dinas-Dinas yang dilaporkan serta kegiatan Proyeknya antara lain sebagai berikut :
Dinas Kesehatan
 Pekerjaan/Rehalibitasi Sedang/Berat Gedung Kantor BAPELKES Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2021, Dikerjakan oleh CV.Paluganda Perkasa dengan Nilai Kontrak Rp 3.821.720.000,-
 Pekerjaan Rehalibitasi Bangunan Rumah Sakit Khusus PARU Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2021, Dikerjakan oleh CV.Sumber Rejeki dengan Nilai Rp 1.689.290.000,-

Badan Pendapatan Daerah
 Belanja Cetakan Blangko Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) T.A 2021 dikerjakan oleh PT.Aridas Karya Satria dengan Nilai Rp 2.335.078.000,-
 Belanja Pemeliharaan/Rehab Bangunan Gedung Kantor Bapenda Prov.Sumsel T.A 2021 dikerjakan oleh Cv.Inti Nusa dengan Nilai Rp 1.113.762.000,-

PU Bina Marga dan Tata Ruang
 Penataan Trotoar Jalan Angkatan 45 T.A 2021 Sumber dana APBD Sumsel, dikerjakan oleh PT.Samo Lokak Rezeki dengan Nilai Rp 4.921.056.000,-
 Penataan Trotoar Jalan Angkatan 45 T.A 2021 Sumber dana APBD-P Sumsel, dikerjakan oleh Cv.Dion Brothers dengan Nilai Rp 1.916.930.950,-
 Penataan Trotoar Jalan Kapten A.Rivai T.A 2021 Sumber dana APBD Sumsel, dikerjakan oleh Surya Niaga dengan Nilai Rp 2.489.128.500,-
 Penataan Trotoar Jalan Kapten A.Rivai T.A 2021 Sumber dana APBD-P Sumsel, dikerjakan oleh CV.Gunten Rizky dengan Nilai Rp 1,984.780.850,-
 Pembangunan Jalan Akses Musi 6 (Jl. Faqih Usman – Jl.Wahid Hasyim) Sumber dana APBD-P Sumsel, dikerjakan oleh Arjuna Jaya Mandiri dengan Nilai Rp 8.690.745.286,-

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
Penyempurnaan Sarana dan Prasarana Bumi Perkemahan Gandus T.A 2021 APBD Sumsel dikerjaka oleh CV.Wavindo Utama dengan nilai Rp 2.789.312.000,-
 Penyempurnaan sarana dan prasarana Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan T.A 2021 APBD Sumsel, dikerjakan oleh PT.Innevo Karya Andesindo dengan nilai Rp 2.864.651.000,-

Rumah Sakit Dr.Ernaldi Bahar
 Belanja Pengadaan Bahan Makan dan Minum Pasien T.A 2021 dlikerjakan oleh CV.Mazaya Mulia dengan nilai Rp 1.689.842.475,-
 Belanja Rehalibitasi Bangunan RS T.A 2021 dikerjakan oleh CV.Eldyra Rekayasa Arsitek dengan nilai Rp 1.969.706.000,-

Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah
 Pengadaan/Belanja Modal Peralatan Studio Audio (Sound System Mobile) Keperluan Gubernur Sumsel T.A 2021 dikerjakan oleh PT.Sriwijaya Fitra Serunting dengan nilai Rp 1.092.850.000,-
 Pengadaan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya (Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) Keperluan Setda Provinsi Sumatera Selatan APBD-P Tahun Anggaran 2021 dikerjakan oleh PT.Sriwijaya Andalan Sakti dengan nilai Rp 2.994.500.000,-
 Pengadaan sarana dan prasarana Gedung kantor atau Bangunan Lainnya (Belanja Modal Peralatan Studio Audio) Setda Prov.Sumsel T.A 2021 dikerjakan oleh PT.Mega Mandala Perkasa dengan nilai Rp 1.667.985.000,-

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan
 Pembangunan Sekat Kanal Kontraktual KHG Sungai Musi – Sungai Rawas Paket – 1 T.A 2021 Sumber Dana APBN dikerjakan oleh CV.Dion Brothers dengan nilai Rp 1.737.577.400,-
 Pembangunan Sekat Kanal Kontraktual KHG Sungai Musi – Sungai Rawas Paket – 2 T.A 2021 Sumber Dana APBN dikerjakan oleh Sukses Group dengan nilai Rp 1.102.287.600,-
 Pembangunan Sekat Kanal Kontraktual KHG Sungai Musi – Sungai Rawas Paket – 3 T.A 2021 Sumber Dana APBN dikerjakan oleh CV.Fianzari dengan nilai Rp 1.410.500.000,-

 

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan
 Pengadaan Bantuan untuk diserahkan pada Masyarakat / Kelompok ternak (bibit ternak sapi) T.A 2021 dikerjakan oleh Gusti Family dengan nilai Rp 1.988.800.000,-

Dari beberapa Dinas dan beberapa kegiatan Proyek tersebut diatas yang mana kami duga kuat adanya indikasi KKN/Nepotisme terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut diatas yang diduga kuat adanya kerugian negara yang cukup signifikan dalam hal tersebut permohonan kami kepada pihak kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan.

PST Meminta Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Panggil dan periksa terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi pada Beberapa Dinas dan Proyek Kegiatan tersebut serta panggil dan periksa PPK dan KPA terkait, tangkap Diduga Pelaku tindak Korupsi.

Aksi Unjuk Rasa Dari PST di terima langsung oleh Kasi Penkum M. Radyan SH. Mengatakan Terima kasih kepada PST untuk hari ini datang menambahkan dokumen pendukung untuk pemeriksaan Dugaan KKN di dinas PSDA Sumsel dan atas laporan dugaan KKN lainnya, untuk dugaan kasus Korupsi di Dinas PSDA sudah dalam proses penyelidikan di beberapa bidang yang menangani nya, pungkas Radyan. (RZP)

2 KOMENTAR

  1. Do you mind if I quote a few of your posts as long as I provide credit and sources back to your site? My website is in the very same niche as yours and my users would genuinely benefit from a lot of the information you present here. Please let me know if this alright with you. Appreciate it!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here