JAKARTABERITATERKINI.co.id – Presiden Joko Widodo hari ini akan memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis untuk meminta laporan penanganan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

“Ya (hari ini), sesuai permintaan Presiden,” kata Juru Bicara Presiden, Fajdroel Rachman, Minggu (08/12/2019) malam.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang berharap perkembangan penanganan kasus Novel Baswedan juga ikut disampaikan ke KPK dan publik.

“Bagaimanapun kami masih menunggu ya hasilnya itu seperti apa. Kalaupun ada kemajuannya sebaiknya dilaporkan sejauh mana kemajuannya, kalau tidak ada kemajuannya tentu juga harus dilaporkan ke publik,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (06/12/2019).

Baca Juga :  Upaya Pencegahan Dini, Pasca Cuti Bersama Personel AAL Jalani Rapid Test

Sementara itu, Polri telah memastikan Tim Teknis kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan masih bekerja. Tim Teknis menindaklanjuti temuan yang diklaim signifikan untuk mengungkap kasus Novel.

“Saya tetap berkomitmen seperti juga (disampaikan) di fit and proper test, di paripurna. Secepatnya nanti saya akan memilih kabareskrim, namun di dalam Polri ada Wanjakti yang dipimpin Wakapolri, tentu kita akan cari perwira terbaik. Komitmennya secepatnya kasus itu diungkap, baik kasus Novel dan kasus-kasus lain,” kata Idham Azis, Senin (04/11/2019).

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here