1, Desember 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

Diduga Tidak Netral, Bawaslu Lampung Selatan Garap Camat Natar Eko Irawan

2 min read

LAMPUNG SELATAN, WWW.BERITATERKINI.co.id-Setelah viral dan menuai banyak kritikan oleh publik, oknum Camat Natar bernama Eko Irawan, S.STP, MM, yang menerbitkan surat undangan atas nama Camat Natar ditujukan kepada kepala-kepala Desa, KUPT, Korluh dan Korwil se-Kecamatan Natar untuk menghadiri acara pribadi Nanang Ermanto, oleh publik dinilai sebagai aktivitas mobilisasi perangkat Negara/Kecamatan.

Masalah tersebut pun ditanggapi langsung oleh ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Selatan, Hendra Fauzi, S.Sos, pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti informasi mobilisasi aparatur negara tersebut, pada Selasa (15/9/2020) lalu.

“Terimakasih Infonya, segera di TL”, tandas Hendra melalui pesan Whatsapp nya kepada awak media.

Baca Juga :  Tak Terima Kesaksian Sepupunya, Rommy Emosi dan Pukul Meja di Pengadilan

Dugaan Camat Natar tidak netral sebagai pejabat Negara atau Aparatur Sipil Negara (ASN) memasuki tahapan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin kuat dibuktikan dengan adanya pernyataan dari salah satu anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Selatan yang lain yakni Iwan Hidayat, yang menyatakan Camat Natar Eko Irawan telah terindikasi melanggar ketentuan terkait prinsip netralitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan dukungan untuk Nanang Ermanto.

“Si Camat ngomong dukung Pak Nanang, yang diberikan sanksi hanya camat”, jelas Iwan Hidayat seperti dikutip dari media Fajar Sumatera, Kamis (16/9/2020).

Baca Juga :  Sepucuk Surat Dari Kelalawar

Penjelasan Iwan Hidayat ini diikuti dengan penjelasan bahwa Bawaslu belum memilik hak memberikan sanksi kepada Nanang Ermanto, sebagai Calon Kepala Daerah (Cakada) dikarenakan Nanang belum ditetapkan sebagai Cakada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Masih pada kutipan media Fajar Sumatera bahwa, Camat Natar Eko Irawan bersikukuh apa yang dilakukannya bukan suatu perbuatan yang melanggar Netralitas ASN menjelang Pilkada 2020.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *