MEDANBERITATERKINI.co.id – Tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara dan Satreskrim Polres Nias menyelediki dugaan desa fiktif di Kabupaten Nias Barat pada Minggu, (17/11/2019).

Mereka harus melalui perjalanan laut selama 90 menit untuk sampai di lokasi.

Hal ini terungkap usai Ombudsman RI Perwakilan Sumut menemukan 8 desa fiktif dan ikut menerima Dana Desa (DD).

Delapan desa yang disampaikan ORI Sumut di antaranya Desa Kafo Kafo yang terletak di pulau kecil. Sesuai keterangan kepala Desa Kafo Kafo, di desanya hanya dihuni empat kepala keluarga. Sedangkan 27 KK lainnya tinggal di daratan Desa Sirombu, Kabupaten Nias Barat.

Baca Juga :  Andi Surya Salurkan Zakat dan Bingkisan Lebaran kepada warga Metro

Kasatreskrim Polres Nias Barat, Ipda Martua Manik mengatakan, tim Tipikor sudah diterjunkan ke delapan desa yang berada di pulau-pulau di Kecamatan Sirombu.

“Hasil sementara saat dilakukan kunjungan, sebanyak tujuh desa ditemui sedikit penduduknya dan lebih banyak di daratan Sirombu sejak 15 tahun lalu,” katanya.

Bahkan untuk Desa Imana sudah sejak lama tidak ditinggali oleh penduduk.

Baca Juga :  Polres Buol Berhasil Ungkap 17 Kasus Dan 21 Tersangka Narkoba Pada Triwulan Pertama 2020

Saat ini tim sedang bekerja untuk mengungkap apakah ada unsur tindak pidana atau tidak.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here