JAKARTABERITATERKINI.co.id – Direktur Eksekutif Badan Pimpinan Pusat Jaringan Reformasi Rakyat (BPP JARRAK), John Kelly Nahadin mengatakan bahwa langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menangkap dua anak buahnya sendiri yang bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta harus diapresiasi.

Pasalnya kata dia, hal ini merupakan momentum positif di tengah rendahnya kepercayaan masyarakat kepada lembaga penegak hukum.

Sebelumnya, tim gabungan Jaksa Agung Muda Pengawasan dan Tim Jaksa Agung Muda Intelijen menangkap Kasi Penyidikan Aspidsus Kejati DKI berinisial YRM dan Kasubsi Tipikor dan TPPU Aspidsus Kejati DKI berinisial FYP.

Baca Juga :  Kejati Lampung Lakukan Puldata Dan Pulbaket Deposito APBD Lampung Selatan

Keduanya diduga melakukan pemerasan terhadap mantan pejabat PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero), M Yusuf sebesar Rp1 miliar.

Uang itu untuk dugaan kasus penyimpangan pengelolaan keuangan PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero) tahun 2012-2017 yang sedang ditangani Pidsus Kejati DKI.

“Ini bagian dari sikap tegas pimpinan bahwa siapapun yang melanggar hukum harus ikut diproses,” kata Nahadin kepada Beritaterkini.co.id, Rabu malam, (04/11/2019).

Ia berharap kasus tersebut bisa diproses secara transparan dan tuntas. Sehingga akan menjadi pelajaran bagi jaksa yang lain agar tidak main-main dalam melakukan penegakan hukum.

Baca Juga :  Pembacaan IKRAR Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Oleh WBP Lapas Kelas IIA Samarinda Tindak Pidana Terorisme

“Karena perbuatan mereka sudah mencoreng nama baik Kejaksaan. Maka sudah sepantasnya mereka mendapatkan hukuman serupa atas perbuatannya sendiri,” tegas Nahadin.

Pada sisi lain, ia mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa keraguan publik selama ini kepada Jaksa Agung, ST Burhanuddin tidak benar.

“Buktinya ia tidak akan kompromi kepada oknum jaksa nakal. Saya meyakini bahwa dibawah kepemimpinan ST Burhanuddin, Kejagung akan menjadi lembaga penegak hukum yang akan dipercaya publik,” tandas dia.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here