JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Tercatat ada 21 terpidana kasus korupsi yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).

Berikut ini daftar 21 koruptor yang ajukan PK ke MA:

1. Perantara Suap Gubernur Bengkulu Rico Diansari yang divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta

2. Bupati Rokan Hulu Suparman yang divonis 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta

3. Mantan Anggota DPR dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang divonis 14 tahun penjara, denda Rp5 miliar, uang pengganti Rp57 miliar dan 5 juta dolar AS

4. Anggota DPRD Sumut Guntur Manurung yang divonis 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta, uang pengganti Rp 350 juta

5. Direktur Keuangan PT PAL Saiful Anwar dalam kasus suap penjualan kapal perang Strategic Sealift Vessel (SSV) kepada instansi pertahanan Filipina yang divonis 4 tahun penjara dtiambah denda Rp200 juta

Baca Juga :  Evaluasi Korsupgah 2019, KPK Bantu Sulsel Selamatkan Keuangan Daerah Rp6,9 Triliun

6. Panitera Pengganti Pengadilan Bengkulu Badaruddin Bachsin yang divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp400 juta

7. Direktur Keuangan PT Berdikari Siti Marwa yang divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta

8. Asisten Daerah III Provinsi Jambi Saipudin yang divonis 3,5 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta

9. Plt Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik yang divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta

10. Kontraktor Maringan Situmorang dalam perkara suap kepada Bupati Batubara yang divonis 2 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta

11. Direktur PT Menara Agung Pusaka Donny Witono yang divonis 2 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta

12. Bupati Batubara OK A Zulkarnain yang divonis 5,5 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta dengan uang pengganti Rp5,9 miliar

13. Pengacara OC Kaligis divonis 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta

Baca Juga :  KETUA UMUM BPI KPNPA RI APRESIASI KEJARI TANGSEL ATAS TERUNGKAPNYA KASUS KORUPSI CABOR KONI

14. Panitera PN Jakarta Utara Rohadi divonis 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta

15. Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto dalam kasus KTP-Elektronik divonis 15 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta dan uang pengganti 7,3 miliar dolar AS

16. Bupati Buton Samsu Umar Abdul divonis 3 tahun dan denda Rp150 juta

17. Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari divonis 10 tahun penjara ditambah denda Rp600 juta

18. Pengusaha Johannes Kotjo divonis 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta

19. Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi divonis 6 tahun penjara

20. Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta

21. Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam divonis 12 tahun penjara ditambah denda Rp750 juta.

3 KOMENTAR

  1. Hi! This is kind of off topic but I need some advice from an established blog.
    Is it difficult to set up your own blog? I’m not very techincal but I can figure
    things out pretty quick. I’m thinking about making my own but I’m not sure where to begin. Do you have any tips or suggestions?
    Thanks

    Look at my website; holographic glitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here