JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Ketua KPK Firli bahuri membantah bahwa 12 pegawai KPK yang mengundurkan diri karena tidak mau menjadi Aparatur Sipil negara (ASN).

“Ini yang saya harus jelaskan. Pegawai KPK yang mengundurkan diri itu tidak ada kaitan dengan pengangkatan ASN,” kata Firli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Dia mengatakan bahwa pengunduran diri pegawai di KPK merupakan sesuatu yang lazim.

“Waktu saya deputi, tiga orang yang mengundurkan diri, satu, karena nikah, dua, karena bekerja di instansi lain, tiga, dia mendapat pekerjaan lain sama dengan 12 ini. Jadi itu tidak ada kaitan dengan ASN,” ujarnya.

Baca Juga :  SATGAS AMPG LAWAN COVID-19 LAMPUNG TENGAH, SELAIN BAGIKAN APD JUGA LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI RUMAH-RUMAH WARGA

“Dari dulu kita bersatu kok. Siapa yang mengatakan berpisah? Nggak ada kok,” ujarnya.

Kabar mundurnya pegawai KPK itu awalnya disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR. Agus menyebut 3 orang yang mundur itu berkaitan dengan peralihan status pegawai KPK menjadi ASN.

“Yang mengajukan mundur sudah tiga orang. Sisanya masih wait and see,” kata Agus dalam rapat pada Rabu (27/11/2019).

Baca Juga :  Eks Petinggi GAM: Shaleh Modus Fokus Saja Masalah Hukum dan Jangan Merasa Kebal Hukum

“Sampai hari ini ada 12 (pegawai KPK yang mundur). Ya kita nggak bisa menghalangi orang kalau mau pindah kariernya. Mungkin dia lebih nyaman di tempat lain,” ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

Mereka kata Saut, menolak menjadi ASN sebagaimana menjadi ketentuan dalam UU KPK yang baru.

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here