JAKARTA – BERITATERKINI.co.id – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono mengatakan penyidik Bareskrim Polri sedang mendalami keterangan dari dua tersangka pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK, Novel Baswedan.

Menurut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut, polisi juga berpeluang melakukan pemeriksaan kepada saksi terkait dalam perkara ini.

“Gunanya dilakukan penahanan apa itu 20 hari ke depan adalah untuk menggali mencari jawaban dari pada tersangka, jadi kita bisa nanti bisa melihat maupun nanti kita bisa merangkai peristiwa yang terjadi,” ucap dia kepada wartawan, Selasa, (31/12/2019).

Baca Juga :  BINDA Malut Lakukan Serbuan Vaksinasi Door To Door Ke Pulau Pulau Terpencil

“Jadi kita tetap menggali semuanya kalau memang nanti ada perkembangan saksi yang lain perlu diperiksa, akan kita periksa,” sambung dia.

Dia menegaskan, sampai saat ini polisi belum memberikan kesimpulan bahwa motif teror kepada Novel Baswedan karena dendam pribadi.

“Kita belum pernah mengatakan itu. Dari kepolisian yang terpenting bahwa polisi itu bekerja bukan untuk menghakimi tapi membuktikan pelaku untuk dibawa ke penuntut umum untuk dipersidangkan,” tuturnya..

Argo menjelaskan pemeriksaan dilakukan kepada pelaku untuk mendapati kronologi, motif maupun keterlibatan unsur tertentu dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Andi Surya Bertemu LMPI Metro, Diskusi Penanganan Covid-19

“Tentunya hasil jawaban tersangka disingkronkan dengan petunjuk lain. Semuanya kita analisa dan evaluasi,” tambahnya.

Argo pun memastikan polisi akan bekerja profesional dan independen dalam menangani kasus Novel.

“Penyidik tidak bisa diintervensi. Jadi biarlah penyidik bekerja. Silahkan penyidik juga akan membuktikan dari pada kasus tersebut,” ujar Argo.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here