JAKARTABERITATERKINI.co.id – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan dirinya memasrahkan masa depan karir politiknya kepada Tuhan. Ia mengaku tidak terlalu bernafsu untuk meraih kekuasaan.

Demikian disampaikan Risma merespon soal peluang dirinya maju di Pilgub DKI Jakarta tahun 2022 mendatang.

“Saya sampaikan, saya enggak mau kemudian saya punya nafsu, mohon maaf di dalamnya ada nafsu kekuasaan. Itu yang saya enggak mau karena itu berat,” kata Risma kepada wartawan di sela Rakernas I PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabut (11/01/2020).

Baca Juga :  Moeldoko Sebut Presiden Jokowi Akan Tambah 6 Wakil Menteri

“Makanya saya enggak mau mikir, siapapun yang minta saya ketawa dan lepas,” ujar dia lagi.

Menurut Risma, percuma jadi Gubernur atau Presiden jika banyak rakyat yang masih hidup dalam kemiskinan.

Risma menyebut pembangunan infrastruktur di Surabaya cukup pesat, namun ia mengaku masih mendapatkan laporan banyak warganya tak bisa sekolah.

“Secara fisik misalkan Surabaya tamannya bagus, udaranya bersih, enggak banjir. Itu kan secara fisik. Padahal di dalam selalu saya katakan bahwa kota atau wilayah itu bukan kata benda. Di dalamnya ada manusianya yang harus juga di-openi,” kata dia.

Baca Juga :  Fahri Hamzah Bongkar Alasan Banyak Kader PKS Pindah ke Partai Gelora

Selama ini nama Risma selalu disebut-sebut akan maju di Pilkada DKI Jakarta 2022 mendatang.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here