Connect with us

Ekonomi

Kisah Pilu Petani Garam di Madura, 2.600 Ton Garam Tak Laku

Published

on

MADURA – BERITATERKINI.co.id – Tahun ini menjadi tahun yang memilukan bagi para petambak garam, termasuk di Madura. Bahkan ada salah satu petani yang mengaku jika ada sekitar 2.600 ton garam miliknya yang sampai saat ini belum laku.

Padahal kualitas garam tersebut mencapai 97,3 NaCL, dan sudah memenuhi syarat untuk digunakan bagi berbagai kegiatan industri.

“Saya ada 20 hektare (ha) lahan. Stok garam yang tidak terjual 2.600 ton,” kata Ismutajap belum lama ini.

Baca Juga :  Bulog Rugi dan Tanggung Utang Sampai Rp28 Triliun, Ini Kata Budi Waseso

Menurut dia, sejak tahun 2018 lalu, garam miliknya hanya disimpan di gudang karena tidak ada yang mau membeli. Padahal kata dia, biasanya baik perseorangan maupun dari perusahaan selalu membeli garam yang ia produksi.

“Saya jual dikit untuk biaya pegawai buruhnya ada sekitar 20 orang. Untuk biaya makan mereka,” tuturnya.

Dulu kata dia, eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pernah melaksanakan panen raya di tambak miliknya.

Bahkan tegas dia, Susi juga memberikan sejumlah petunjuk kepada para petani garam agar bisa melakukan kegiatan produksi dengan kualitas yang sangat baik. Namun demikian diakui dia, dirinya dan sejumlah petani lain tetap kesulitan menjual hasil garam.

Baca Juga :  Kementerian BUMN Bongkar Bongkar Bobrok Garuda Selama Kepemimpinan Ari Askhara

“Waktu itu kebetulan Bu Susi panen garam di tempat saya. Tempat panen raya ternyata menemukan. Bu Susi panen raya di tambak saya dan itu menjadi ide Bu Susi untuk membantu petani garam yang lain supaya bisa membuat seperti ini. Sudah dilaksanakan, orang sudah terbantu oleh Bu Susi,” jelasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bentuk Peduli, PT. Tasma Puja Salurkan CSR di Tiga Masjid

Published

on

By

KAMPAR, PT. Tasma Puja menyalurkan bantuan kepada masjid yang diberikan ditiga titik yang berbeda, hal itu Bentuk Kepedulian PT.Tasma Puja menyalurkan bantuan Coorporate Sosial Responsibility (CSR), pada sabtu (26/9/2020).

Adapun bantuan yang disalurkan adalah beberbentuk bahan berupa Semen kepada Masjid yaitu, Masjid Sirajul Huda Dusun II Desa Pulau Tinggi, Mesjid Dusun I Pasar selatan Desa Pasar Kampar dan Masjid Dusun I Tarok Desa Tanjung Bungo.

Hal ini disampaikan Manager Kebun Dedi H Siregar melalui Plh Humas PT. Tasma Puja dan sekaligus Danton Scurity saat dikonfirmasi wartawan, bahwa Kegiatan ini merupakan salah satu agenda PT. Tasma Puja dalam rangka Program Lingkungan melalui dana CSR, khususnya untuk pembangunan rumah ibadah masjid.

Baca Juga :  Bulog Rugi dan Tanggung Utang Sampai Rp28 Triliun, Ini Kata Budi Waseso

Lebih lanjut, Yenhudri mengatakan, bantuan yang diberikan ini semoga bermanfaat untuk penyelesaian pembangunan masjid. Kegiatan ini salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan di sekitar wilayah kerja PT. Tasma Puja, khususnya wilayah Desa-desa yang kita bantu.

“Kami berharap pembangunan masjid di tiga desa ini, diberikan kemudahan dan kelancaran sampai pada akhirnya nanti, dan semoga semen yang kami berikan dapat digunakan sepenuhnya,” kata Yenhudri mewakili manejemen PT Tasma puja kepada wartawan pada sabtu (26/9/2020).

Baca Juga :  Degum: Dinkes Palembang Dua Kali Pesan APD Setelah APD Datang Malah Di Cencel

Yenhudri menambahkan, dalam penyerahan bantuan Semen tersebut yang diberikan oleh Perusahaan, diterimah langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sirajul Huda Desa Pulau Tinggi Kosim yang juga didampinggi ketua pegurus Mesjid.

Disisi lain, Ketua Panitian Pembangunan Masjid Sirajul Huda Desa Pulau Tinggi Kosim, menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan semen yang diantar langsung oleh PT. Tasma Puja.

“Kami sangat mengapresiasi peran serta kepedulian PT. Tasma Puja yang telah membantu untuk pembangunan Mesjid ini,” ucap Kosim. (Edi/**).

Continue Reading

Berita

KP3K Banyuasin Peduli Petani dan Buruh Kelapa di Kabupaten Banyuasin

Published

on

By

Banyuasin, beritaterkini.co.id,- Pandemi Covid-19 telah banyak melumpuhkan berbagai sektor tak terkecuali dengan sektor perkebunan kelapa terutama bagi petani kelapa di Indonesia.

Para petani dan buruh kelapa merasakan langsung dampak dari pandemi covid-19 ini karena semenjak pandemi covid-19 ini  penghasilannya mengalami terjun bebas.

Untuk meringankan beban yang di rasakan para petani dan buruh kelapa yang ada di Desa Muara Sungsang Kecamatan Banyuasin II (Tanjung Api-Api) Kabupaten Banyuasin , maka  Komite Pemberdayaan dan Perlindungan Petani Kelapa (KP3K) Banyuasin membagikan sembako kepada petani dan buruh kelapa.

Sakroni yang akrab dengan Roni ini selaku koordinator KP3K menyampaikan bahwa kegiatan pembagian sembako ini adalah bentuk kepedulian kami kepada mereka yang terdampak Covid-19 khususnya kepada para petani dan buruh kelapa. Selasa (30/6/2020).

“Banyak petani dan buruh kelapa yang terganggu penghasilannya akibat pembatasan-pembatasan protokoler pandemi Covid-19 ini. Untuk itu, agar mereka tetap tertib dan mematuhi protokeler kesehatan covid-19 kita bantu sembako guna meringankan bebannya” ujar Roni.

Baca Juga :  Kementerian BUMN Bongkar Bongkar Bobrok Garuda Selama Kepemimpinan Ari Askhara

Roni menambahkan kegiatan yang KP3K ini tentunya mengacu pada amanat yang dituangkan pada Perda Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Nelayan.

“Kedepan kita akan rencanakan memberikan pelatihan, kursus, dan edukasi serta akses modal dan pasar untuk para petani dan buruh kelapa di Banyuasin agar para petani dan buruh kelapa akan lebih sejahtera hidupnya” tegasnya.

Lebih lanjut, Roni memaparkan perlu kita diketahui semua bahwa di Sumsel khususnya di kawasan Kabupaten Banyuasin sedikitnya kurang lebih ada sekitar 33.000 KK petani kelapa dari sekitar 50.000 Ha Kebun kelapa.

Ditempat yang sama Muhammad Asri sebagai Pemuda Tani Banyuasin menguraikan kita sangat menyambut baik kegiatan dilakukan teman-teman dari KP3K ini dan semoga kegiatan ini ke depannya teman-teman KP3K terus berbuat untuk petani di Banyuasin ini.

Baca Juga :  Degum: Dinkes Palembang Dua Kali Pesan APD Setelah APD Datang Malah Di Cencel

“Saya mewakili para petani mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan para rekan KP3K dalam membantu meringankan beban petani dan buruh kelapa di kawasan kami ini” ungkap Asri.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hj. Dalila selaku Sekretaris Deda (Sekdes) Muara Sungsang mengucapkan terima kasih kepada KP3K yang telah memberikan perhatian khusus kepada warga kami khususnya warga yang berprofesi sebagai petani dan buruh kelapa.

“Kami sangat memberikan apresiasi tinggi dan mendukung kegiatan pembagian sembako yang dilaksanakan KP3K ini. Karena dapat sedikit meringankan beban para petani dan buruh kelapa. Semoga saja kegiatan ini akan terus di lakukan dan khususnya kepada seluruh warga Muara Sungsang kami mengimbau terus patuhi protokol kesehatan untuk cuci tangan, jaga jarak dan gunakan masker.” tutup Sekdes. (Red/Danu)

Editor :Ivan

Continue Reading

Ekonomi

DNI Skin Center Terapkan Standar Pelayanan di Masa Pandemi Covid-19

Published

on

By

Beritaterkini.co.id, Denpasar – DNI Skin Centre Indonesia kembali menegaskan dominasinya dalam adaptasi pandemi yang kini menuju fase new normal. DNI mensempurnakan pelayanan standar medis dengan berbagai evolusi untuk memastikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan dan juga tim operasional dan dokter dalam melakukan perawatan kesehatan kulit. Di tengah masa pandemi Covid-19, berbagai gebrakan telah dilakukan founder DNI Skin Centre, Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK (K), FINSDV, FAADV. Sebagai Dokter Spesialis mengawal dengan tegas protokol operasional dengan standar medis. Tentu, keamanan dan kenyamanan para pelanggan beserta para staff di klinik menjadi prioritas di masa masa seperti ini.

“Maka dari itu, kami menerapkan standar keamanan medis sesuai dengan standar dan anjuran World Health Organization (WHO) pada 22 cabang klinik kami di seluruh Indonesia. Hal hal yang telah kami terapkan seperti physical distancing di tiap ruang tunggu, pembersihan dan penyemprotan desinfektan secara intensif dan reguler, standar screening menggunakan NCIT Non-contact Infrared Thermometer), saat menyambut pelanggan hingga pemasangan bilik antiseptik untuk dilewati sebelum masuk ke areal klinik. Bahkan, juga membekali staf dengan double masker medis dengan N95 dan juga Face Shield,” kata dr. Darma di Denpasar, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga :  Waketum Gerindra Ragukan Kemampuan Ahok: Urusan Migas Tidak Sama dengan Jualan Sayur!

Untuk menyempurnakan standar pelayanan di masa pandemi sebelumnya, pada Service Evolution menyambut new normal, DNI fokus memberikan keamanan ekstra pada pelanggan. Penyempurnaan ini dilakukan dengan menerapkan satu ruang perawatan per pasien – keunggulan yang tidak banyak dimiliki klinik lain, penggunaan kelengkapan APD seperti jubah plastik, handscoon, face shield dan juga double masker dengan masker N95 yang digunakan oleh staf terapis dan tim dokter DNI serta beragam touchless service seperti payment dengan OVO, menu perawatan digital dan menu skincare yang lengkap di situs www.dniskincentre.co.id.

Baca Juga :  Kementerian BUMN Bongkar Bongkar Bobrok Garuda Selama Kepemimpinan Ari Askhara

Selain itu, proses sterilisasi dilakukan pada tiap ruangan perawatan sebelum sesi perawatan dimulai dan seluruh penyimpanan alat-alat medis disimpan pada sterilisator. “Selain sterilitas area kabin dan alat-alat treatment, para karyawan dan para dokter kami juga selalu menggunakan name tag yang dilengkapi dengan informasi suhu tubuh mereka saat itu, semua untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan kami,” pungkas dr. Darma yang juga merupakan dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang aktif mengisi berbagai artikel di media nasional. 5412

Continue Reading

Trending