3, Desember 2020

Berita Terkini

Bersama Membangun Bangsa-Kritis, Faktual dan Independen

KAPOLRI PERINTAH KAPOLDA JAWA TENGAH COPOT KAPOLSEK TEGAL

2 min read

JAKARTA, WWW.BERITATERKINI.CO.ID, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan Polri sudah pasti bersikap tegas terhadap kasus Wasmad Edi Susilo Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah yang terbukti menjadi inisiator dalam acara konser dangdut sehingga terjadi kerumuman ribuan orang dilapangan wilayah Tegal Selatan kota Tegal Jawa Tengah saat masa pandemi Covid-19 sedang mewabah didunia

Kapolri sudah memerintahkan kepada Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi untuk mencopot Kapolsek Tegal Kompol Joeharno secepatnya.

Dalam rapat kerja dengan komisi III DPR RI , Rabu (30/9/2020) Untuk kasus Konser dangdut diwilayah Tegal ,Jawa Tengah yang piral dimedsos itu, Jendral Idham Azis mengatakan dirinya sudah memerintahkan Kapolda Jawa Tengah untuk mencopot jabatan kapolseknya, tidak perlu menunggu ayamnya berkokok tuturnya.

Kapolri mengapresiasi kinerja Kapolda Jawa Tengah Luthfi yang telah bertindak tegas dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Kapolri Terbitkan Telegram Arahkan Jajaran Dorong Pemulihan Ekonomi

“Saya suka itu Kapolda Jateng, dia bagus,” ungkap jenderal bintang empat ini.

Eva Yuliana Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Nasdem mengapresiasi institusi Polri yang bergeraj cepat dan cermat dalam melaksanakan penegakan hukum kasus di Tegal tersebut.

Eva mengatakan ini bukti bahwa Polri tidak pandang bulu dan tidak melihat status sosial oknum-oknum yang melanggar peraturan

“Saya rasa inilah alasan saya mengapresiasi kerja hebat dan kerja restoratif Kapolda Jateng dan seluruh jajarannya yang telah berani membawa kasus ini keranah pidana,” kata Eva dalam rapat kerja tersebut.

Saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI Kapolri Jendral Idham Azis pemaparannya bahwa Polri selalu berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP dan instansi yang terkait lainnya dalam upaya melakukan pendisiplinan protokol kesehatan, pada zona wilayah terdampak pandemi Covid-19 yang sudah ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19. Jumlah personil yang diterjunkan dalam penanganan Covid-19 ini adalah untuk zone Merah sebanyak 11.266 personil, zone Oranye sebanyak
31.591 personil, zone Kuning sebanyak 9.815 personil dan zone Hijau sebanyak 3.583 personil.

Baca Juga :  Presiden : Pengembangan Food Estate di Kalteng Gunakan Teknologi Modern

Personil personil ini tersebar pada tujuh titik lokasi yang berdasarkan pada pemetaan risiko yaitu stasiun, bandara, , terminal, pelabuhan,mal, pusat perbelanjaan, rumah makan, pasar,tempat ibadah,objek wisata, dan tempat umum lainnya.

Sejak tanggal 14 September 2020, seluruh jajaran personil Polri juga sudah mendukung Operasi Yustisi dengan sasaran pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 kata Kapolri. (Red/Aj)

Penulis : Boy A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *